Kabar Masuknya Sandiaga Uno dan AHY Di Kabinet Jokowi Sebagai Kompensasi Bergesernya Prabowo Subianto dari Posisi Menteri Pertahanan Ke Posisi Wakil Presiden

Kabar Masuknya Sandiaga Uno Dan Ahy Di Kabinet Jokowi Sebagai Kompensasi Bergesernya Prabowo Subianto Dari Posisi Menteri Pertahanan Ke Posisi Wakil Presiden

Liputan4.com. Jakarta. – Pernyataan dari salah satu dosen Universitas Al-Azhar, Jakarta, itu adanya bocoran perombakan kabinet Indonesia Maju yang dirilis Indonesia Police Watch (IPW) Jumat, 21/8/2020

Keterangan Pers Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai kabar masuknya Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudono di Kabinet Jokowi sebagai kompensasi bergesernya Prabowo Subianto dari posisi Menteri Pertahanan ke posisi Wakil Presiden Republik Indonesia tercinta.


Lanjut Pernyataan salah satu dosen Universitas Al-Azhar, Jakarta, itu menyusul bocoran perombakan kabinet Indonesia Maju Menurutnya, mantan calon wakil presiden Sandi akan masuk kabinet, sedangkan Prabowo kemungkinan digeser sebagai Wakil Presiden. "Jika Sandi dan AHY masuk ke level menteri. Atau bisa saja Prabowo digeser ke kementerian lainnya,” ujarnya, Jumat (21/8).

Masuknya mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, Ujang menambahkan, karena Gerindra meminta tambahan jatah menteri bila Prabowo beralih dari Menteri Pertahanan. "Jadi minta jatah tambahan menteri. Sandi bisa masuk dari jatah penambahan menteri dari partai Gerindra tersebut,” katanya.

Prediksi ini akan terjadi bila bocoran Presidium IPW itu benar adanya. "Kan info IPW itu bisa benar dan bisa pula berubah," ujar Ujang.

Jadi dimasa pandemi Covid-19 ini dijadikan pintu Jokowi mengevaluasi kinerja para pembantunya. Berdasarkan dari beberapa sumber, ada 11 hingga 18 menteri yang dicopot dan digeser posisinya. Jumat, 21/8/2020

[zombify_post]