PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Wisata Pemandian Alam Kampung Gunung, Simalungun Ramai Dikunjungi Masyarakat Meski Suasana Pandemi

Pewarta: Norton Simanullang Topik: Sumatera Utara
  • Bagikan
Wisata Pemandian Alam Kampung Gunung, Simalungun Ramai Dikunjungi Masyarakat Meski Suasana Pandemi

Wisata Pemandian Alam Kampung Gunung, Simalungun Ramai Dikunjungi Masyarakat Meski Suasana Pandemi

Liputan4.com, Simalungun
Wisata Pemandian Alam Segar yang terletak di Kampung Gunung, Nagori Bandar Jawa, Kecamatan Bandar, Simalungun Sumatera Utara tampak ramai dikunjungi oleh masyarakat. Pengamatan jurnalis media ini pada Minggu, (25 / 07/2021) siang hingga sore masyarakat yang datang untuk tamasya sangat ramai. Di tengah suasana penyebaran Covid 19 yang kian ganas, pengelola wisata air itu tidak mengindahkan Protokol Kesehatan.

Di gerbang masuk menuju pemandian air alami itu, para petugas juga tidak memberlakukan Prokes. Petugas jaga hanya memberi dan menerima bayaran tiket masuk semata. Anjuran pemerintah untuk selalu melakukan pengecekan suhu tubuh, memakai masker dan cuci tangan bagi pengunjung sama sekali tidak dilakukan. Singkatnya, ribuan masyarakat yang datang silih berganti dari berbagai daerah itu tidak menaati program 3 M yang selalu digalakkan pemerintah, yakni: memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.
Ketika wartawan bertanya kenapa aturan Prokes tidak dilakukan di pemandian alam yang segar itu, petugas yang tidak mau menjelaskan identitas nya itu sama sekali juga tidak menjawab.

Setali tiga uang, kepala Desa, Bapak Iwan yang dimintai tanggung jawab atas kerumunan itu sama sekali tidak menanggapi. Dan diduga hal ini luput juga dari pengawasan Camat Bandar, Asmon Sitorus. PPKM yang sudah diberlakukan di wilayah hukum Kabupaten Simalungun tidak berlaku di lokasi permandian tersebut.

Dengan adanya kerumunan yang tidak mengindahkan Prokes itu, Kepala Desa Nagori Bandar Jawa kurang tanggap untuk menjalankan instruksi Bupati Simalungun nomor 065/13440/202, tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam rangka pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. (Hebo M.)

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan