Soal Dugaan Pungli Di SMKN 1 Dolok Merawan Sergai, Disinyalir Benar Adanya

Reporter: Sarianto Damanik Topik: Sumatera Utara
  • Bagikan
Soal Dugaan Pungli Di Smkn 1 Dolok Merawan Sergai, Disinyalir Benar Adanya

Liputan4.com, Sergai – Dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh pihak SMKN 1 Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara ternyata disinyalir benar adanya.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya surat Pernyataan Klarifikasi dari Torang Hutasoit, Selaku Kepala Sekolah SMKN 1 Dolok Merawan yang ditujukan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdis) Sei Rampah, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, pada Senin 6 Dedember 2021.


Dalam Klarifikasi di Point 1, Torang Hutasoit, Kepala SMKN 1 Dolok Merawan, menyatakan bahwa tidak ada Pengutipan saat pengambilan Ijazah.

Tetapi di Point 2, Torang Hutasoit, Kepala Sekolah SMKN 1 Dolok Merawan mengakui ada meminta biaya untuk fotocopi dan pembelian MAP.

Diduga adanya pengutipan uang fotocopi tersebut sebagai “modus”, agar pihak sekolah dapat melakukan dugaan Pungli kepada para murid.

Diberitakan sebelumnya, salah satu murid yang tidak mau ditulis namanya menceritakan bahwa dirinya di minta oleh Ibu Tri Wahyu Lestari uang sebesar Rp 20.000 disaat akan mengambil ijazah. Namun Karena dirinya tidak membawa uang, kemudian terpaksa keluar dari ruangan dan meminjam uang kepada teman temannya.

“Pengambilan ijazah sekitar 1 minggu lah Pak sekira jam 10 di tata usaha (TU). Yang meminta atau yang nerima uang leges pegawai tata usaha bernama Tri wahyu lestari atau akrab disebut bu Tari. Di ruangan tata usaha pada waktu itu buk tari buk cici dan ada pegawai baru masih muda pak. Aku gak kenal siapa pegawai tata usaha yang baru itu Pak ” Ungkapnya, sabtu (04/12/2021).

Selain dirinya, Salah satu murid ini juga menyebutkan kalau teman temannya juga membayar sebesar Rp 50.000

” Teman Temanku pun aku tanyain bayar juga pak, Rp 50.000 Pak, semua itu Pak ” Sebut murid ini lagi menambahkan.

Torang Hutasoit Kepala Sekolah SMKN 1 Dolok Merawan ketika dikonfirmasi, Liputan4.com, senin (06/12/2021) via whatspap, Apakah sudah bapak tegur langsung ibu Tri wahyu lestari pak? Dan apakah ada ini semua atas perintah bapak? Tanya Liputan4.com,

Namun Kepala Sekolah ini malah menjawab dengan mengirimkan via whatsapp surat Klarifikasi yang ditujukan ke Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdis) Sei Rampah, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. (Dmk)

Print Friendly, Pdf & Email
  • Bagikan