Setelah Dimintai Kejelasan Oleh Komisi III DPRD Terkait Bantuan Bedah Rumah (BSBR) TA.2020, Dinas Perkimtan Lutim Berjanji Akan Merampungkan Di Pertengahan Februari 2021

  • Bagikan
Setelah Dimintai Kejelasan Oleh Komisi Iii Dprd Terkait Bantuan Bedah Rumah (Bsbr) Ta.2020, Dinas Perkimtan Lutim Berjanji Akan Merampungkan Di Pertengahan Februari 2021

Liputan4.com, Luwu Timur- Komisi III DPRD Luwu Timur menggelar rapat bersama dengan mitra Komisi yaitu Staf Ahli Pembangunan Setda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Insfrastruktur, Kepala Dinas Perkimtan, Kepala Dinas PU&PR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Kepala Bapelitbangda. Rapat berkaitan dengan evaluasi kegiatan fisik tahun anggaran 2020. Rapat bertempat di Ruang Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Timur. Selasa (12/01/2021)

Dalam Agenda Rapat Evaluasi APBD TA. 2020 Bersama Komisi III dan Dinas Perkimtan Kabupaten Luwu Timur membahas terkait keterlambatan penyaluran dana Bantuan Stimulan Bedah Rumah (BSBR).


Setelah Dimintai Kejelasan Oleh Komisi Iii Dprd Terkait Bantuan Bedah Rumah (Bsbr) Ta.2020, Dinas Perkimtan Lutim Berjanji Akan Merampungkan Di Pertengahan Februari 2021

Dalam rapat tersebut Ketua Komisi III DPRD Kab. Luwu Timur Badawi Alwi, SE Menanyakan kejelasa keterlambatan penyaluran dana Batuan Stimulan Bedah Rumah tersebut, selain itu pula menegaskan dan meminta kepastian kepada dinas Perkimtan terkait penyelesaian pelaksanaan program BSBR sekaligus meminta pihak dinas perkimtan untuk serius mengejar keterlambatan penyelesaian 1234 KK yang menerima manfaat bantuan bedah rumah “masyarakat sudah banyak menanyakan program bedah rumah dan saya mau tau apa kendalanya? Dan saya minta pula kepastian kepada dinas perkimtan kapan program BSBR bisa di selesaikan, karna masyarakat butuh kepastian, mohon Dinas Perkimtan dapat bekerja serius mengejar keterlambatan penyelesaian program BSBR terhadap 1234 KK yang menjadi penerima manfaat” Tegas Badawi Alwi, SE

Setelah Dimintai Kejelasan Oleh Komisi Iii Dprd Terkait Bantuan Bedah Rumah (Bsbr) Ta.2020, Dinas Perkimtan Lutim Berjanji Akan Merampungkan Di Pertengahan Februari 2021

Terkait keterlambatan penyaluran Bantuan Stimulan Bedah Rumah, Kepala Dinas Perkimtan H. Zaenuddin menegaskan siap bertanggung-jawab merampungkan program tersebut hingga pertengahan bulan Februari 2021. “Insya Allah jika tak ada kendala dan semua proses administrasi selesai pada minggu ini, maka kami akan segera merampungkan program BSBR hingga petengahan bulan Februari.” janjinya

Selain itu hal yang sama pula diungkapkan Anggota Komisi III Najamuddin, yang berharap pihak Dinas Pekimtan tidak hanya menunggu namun juga mau turunlangsung sehingga program ini bisa terealisasi secepatnya. “Banyak laporan dan keluhan masyarakat penerima manfaat yang harus menjadi perhatian dinas Perkimtan dan saya mengharapkan bisa menjemput bola, dan mampu menyelesaikan program ini meski sudah menyeberang tahun.” harapnya

Kepala Bidang Perkimtan Lutim Iwan Setiawan mengungkapkan beberapa kendala yang menyebabkan keterlambatan program BSBR ini hingga menyeberang tahun anggaran. “Pada tahun kemarin (2020), kita semua dalam kondisi pandemi covid19. Dalam masa itu, beberapa program dipangkas termasuk anggaran sosialisasi. Sehingga kerap pelaksanaan kegiatan tidak optimal. Selain itu, program ini juga merupakan tanggung-jawab Pokja Desa (perangkat desa) yang kadang tidak proaktif, sehingga kami sempat kesulitan. Padahal ada beberapa tahapan termasuk penyusulan rencana belanja yang harus dibuat penerima manfaat bersama Pokja Desa,” ungkapnya.

Beliau juga menerangkan kembali saat pembuatan rekening kepada 1.234 KK penerima manfaat, Iwan Setiawan yang menerima info dari pihak Bank mitra yakni BRI, harus menunggu konfirmasi Bank BRI pusat sebab sejumlah 1.234 KK dibuatkan rekening khusus. “perkimtan hanya melaksanakan tugas berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2019, sementara proses pembuatan rekening khusus tersebut menurut informasi pihak BRI, harus menunggu persetujuan BRI pusat. Setelah ada persetujuannya BRI pusat, masing-masing rekening disalurkan dan ditandatangani sendiri oleh masyarakat yang dilaksanakan Pokja Desa kepada penerima manfaat. Jadi Dinas Perkimtan sama sekali tidak terlibat dalam proses pembuatan ataupun pengelolaan dana direkening.” jelas Iwan

Dijelaskan, hingga saat ini baru 36 Desa yang telah rampung mengurus administrasi termasuk mengajukan rencana belanja bahan bangunan. Selebihnya masih dalam proses penyelesaian administrasi dan diharapkan akan rampung minggu ini, sehingga pihak Dinas Perkimtan siap menjamin program BSBR rampung pertengahan bulan Februari 2021.

Print Friendly, Pdf & Email
  • Bagikan