ABG Di Lelobatan Aniaya Nenek Yohana Hingga Pingsan

  • Bagikan
ABG Di Lelobatan Aniaya Nenek Yohana Hingga Pingsan

ABG Di Lelobatan Aniaya Nenek Yohana Hingga Pingsan

Liputan4.com, Soe-TTS

Sungguh naas menimpa Yohana Taosu (67 Tahun) warga RT 03/RW 06 Desa Lelobatan,Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Bagaimana tidak,dirinya ditendang, dijambak dan diseret hingga pingsan,kini tidak bisa berjalan.Mirisnya para pelaku adalah seorang ibu bersama lima oran Anak Baru Gede (ABG).

Sang cucu Ilda Nautani, Saat berbicara kepada wartawan Senin malam (3/5/2021) mengatakan peristiwa itu terjadi pada hari Jumat tanggal 30/4/2021 lalu sekitar pukul 13.00 WITA.

Dijelaskan, awalnya Ferginika Cunha bersama lima orang diantaranya Yodi Taosu, Arni Taosu, Betca Leo,Elisabet Saleo Novi saleo, dan Ona Saleo mendatangi rumah mereka.Pada saat itu seisi rumah berada di kebun dan yang berada di rumah hanya Ila dan sang nenek Yohan Taosu.

Saat tiba di depan pagar rumah,mereka mulai marah marah lalu mengeluarkan umpatan dan caci maki kepada dirinya.
“Saat mereka sampai di depan pagar langsung caci maki saya dan bilang saya tidur dengan suami mereka (Yodi Taosu).
Karna terus mencaci maki dan memarahi Ila, sang nenek pun menegur mereka dan minta untuk diam dan tidak boleh marah dan mencaci maki seperti itu.

Betca Leo kemudian menghampiri Nenek Yohana lalu menendang sekali di dada,menjambak kemudian menyeretnya sehinga kaki Yohana mengena kayu akibatnya ia pingsang selama kurang lebih 30 menit dan kakinya mengalami luka memar. Para pelaku lalu beranjak pergi meninggalkan mereka.

Ila hanya menangis karna tidak ada yang menolong,setelah sadar ia menggendong neneknya ke dalam rumah.

Menurut Ila,sebelumnya tidak ada masalah diantara mereka. Ia menduga semua ini gegar adik angkatnya Noldi yang diminta tolong untuk membantu ayahnya Yohanis Nautani.
“Bapak pulang cari hasil dan saat tiba di rumah minta Noldi untuk bantu supaya bawa ke pasar”,ujarnya.
Noldi yang sebelumnya tinggal bersama kini sudah keluar dari rumah sebelum kejadian tersebut.
Diduga karna menyuruh Noldi kerja itulah yang membuat para pelaku datang dan marah hingga terjadinya penganiayaan.

Sementara itu Yohanis Nautani mengatakan saat kejadian dirinya dan istri tidak ada di rumah.
Setelah pulang dan diberitahu namum karna lelah sehingga batu pada hari Minggu (2/5/2021) melaporkan kejadian ke RT setempat dan juga kepala desa namun tidak ada respon hingga saat ini.

“Saya sudah lapor RT dan juga tadi pagi lapor ke kepala desa namun tidak ada yang datang. Jika mereka tidak respon nanti kami laporkan ke Polisi.
Hingga berita ini diturunkan,Kepala desa Lelobatan belum bisa dikonfirmasi

Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
1
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
8
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
4
Marah
  • Bagikan
LIPUTAN4.COM Kami ingin menunjukkan kepada Anda pemberitahuan untuk berita dan pembaruan terbaru.
Dismiss
Allow Notifications