Jalan Cor Beton kramat sari gg 8 di pertanyakan

Jalan Cor Beton Kramat Sari Gg 8 Di Pertanyakan

Liputan4.com 23/11/2021
Kota Pekalongan Jawa -Tengah
Dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman (dinperkim) Kota Pekalongan menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengurus bidang dengan sesuai program usulan yang di ajukan oleh masyarakat masuk dalam pokok pokok pikiran anggota DPRD yang di kenal dengan aspirasi dewan.
Dinperkim atau OPD terkait ber rekanan dengan CV yang mempunyai keahlian di bidangnya,
tapi sayang nya,dugaan kadang di salah gunakan dari rekanan OPD terkait dengan ingin meraih ke untungan lebih, sampai pekerjaan tersebut terkesan mengecawakan masyarakat.
Seperti pekerjaan di kramat sari Rt/Rw 05/13 kelurahan Pasir Kraton Kramat Kec Pekalongan Barat Kota Pekalongan jalan cor yang sudah selesai beberapa bulan pada Retak retak menjadikan pertanyaan warga dan terkesan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi.

Jalan Cor Beton Kramat Sari Gg 8 Di Pertanyakan


As selaku warga 05/13 kramat sari mengatakan” peninggian jalan masih baru pada retak retak begitu mas, dan itu pernah di unggah di face book  kenapa bisa dihapus yang mengunggahnya di sosmed tersebut, untuk pekerjaan tersebut sudah ada pemeriksaan kejanggalan kita pekerjaan begitu bisa di loloskannya pemeriksaan oleh OPD terkait mas. Pungkasnya.

Terpisah

Ek selaku warga dan mantan rw 13 mengatakan,” bahwa pekerjaan itu telah selesai dalam satu bulan tapi baru selesai beberapa Minggu kok rabat beton tersebut pada retak serta kita mempertanyakan ke dinas bagaimana pemeriksaan pekerjaan itu kok bisa lolos dalam pemeriksaan tersebut.

Dan dari pihak dinas memang mengakui ada kesalahan, harusnya ada uang pemeliharannya kenapa pencairan sudah di bayarkan seratus persen ke rekanan pengerjaan tersebut.

Kami akan menunggu seminggu kalau belum ada kabarnya nanti kita laporkan ke kejaksaan.Pungkasnya

Lanjut

Romi selaku kepala bidang dinperkim waktu awak media dan warga konfirmasi mengatakan,” bahwa itu pekerjaan di daerah RT 05/13, saya belum menjabat dan itu memang  salah dalam proses Setting dan pelaksanaanya, kalau soal pekerjaan tersebut saya belum menjabat.
Serta pekerjaan itu masih ada pemeliharaannya, soal pembayaran dinas sudah membayarkan seratus persen. Pungkasnya

Tambahan
Cahyo staf lama dinas perkim mengatakan,” memang proyek tersebut di bayarkan penuh seratus persen.ungkapnya

Imbuhan(romi)
Nanti kita rembuk dulu ke kontraktornya untuk perbaikan mas.pungkasnya