PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Penerima Bansos BST Rp 600 Ribu Plus PPKM Beras 10 Kg Masyarakat Yang Tidak Mendapatkan Tetap Meradang

Pewarta: Sri Widodo Topik: Lampung, Pemerintahan
  • Bagikan
Penerima Bansos BST Rp 600 Ribu Plus PPKM Beras 10 Kg Masyarakat Yang Tidak Mendapatkan Tetap Meradang

Liputan4 com.Palas Lampung Selatan

Pemerintah Kabupaten Lampun mog Selatan bersama Bulog Lampung Selatan menyalurkan Bantuan Beras bagi masyarakat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahun 2021 melalui Kantor Pos.

Pemerintah mengeluarkan program bantuan sosial berupa beras 10 Kg merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat terkait di pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat di seluruh indonesia agar kebutuhan pangan beras bagi warga terkena dampak covid-19 bisa terpenuhi.

Di wilayah Kecamatan Palas sendiri terdapat 4814 penerima bansos beras masyarakat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tetapi jumlah penerima tersebut termasuk yang sudah menerima bansos berupa BST mendapat tambahan 10 Kg beras.

Saat team media meliput di tempat pengambilan bansos pada bulqn mei dengan juni Bantuan Sosial Tunai (BST), di cabang kantor pos Palas, Rabu 28/07/2021,
penerima bansos BST mendapat juga beras 10 Kg, sedangkan untuk KPM PKH pengambilanya bansos beras PPKM di tempat e-warung masing-masing desa.

Penerima Bansos BST Rp 600 Ribu Plus PPKM Beras 10 Kg Masyarakat Yang Tidak Mendapatkan Tetap Meradang

Menyingkapi bansos PPKM, yang mayoritasnya penerimanya bansos BST, secara tidak langsung akan menambah kecemburuan sosial bagi masyarakat yang tidak mendapatkan bansos selama adanya bansos di tengah pandemi covid -19. Pasalnya pada pemberlakuan pembatansan kegiatan masyarakat (PPKM), semua elemen masyarakat merasakan dampak PPKM.

Bagi masyarakat yang tidak mendapatkan bansos akan tetap menyalahkan aparat desa, sebab yang menerima bansos akan terus menerima bansos hal ini yang menjadikan kecemburuan sosial di kalangan masyarakat.

Pujiadi Kepala Desa Sukamulya saat mendampingi warganya mengambil bansos BST sekaligus Bansos PPKM, di kantor pos terkait permasalahan penerima bansos BST dan bansos PPKM, menyayangkan dengan pembagian seperti ini.
” Seharusnya masyarakat yang sudah mendapatkan bansos BST, tidak mendapatkan Bansos PPKM, bansos PPKM seharusnya di berikan kepada masyarakat yang belum mendapatkan supaya tidak menjadikan kecemburuan sosial di tengah masyarakat”, Ucap Pujiadi

Masih kata Kades ” Kalau bicara dampak PPKM semua kena dampaknya, masyarakat yang tidak mendapatkan bansos tetap akan menyalahkan aparat desa tapi harus bagaimana data penerima bansos ini turun langsung dari kementrian sosial melalui dinas sosial kabupaten”. Tutur Kades Sukamulya dan juga sebagai Ketua APDESI Kecamatan Palas

 

 

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan