News  

Para Pedagang Lapak Pasar Karisa Meminta Tegas Bupati Jeneponto Copot Kepala disprindag Jeneponto

Para Pedagang Lapak Pasar Karisa Meminta Tegas Bupati Jeneponto Copot Kepala Disprindag Jeneponto

JENEPONTO_Liputan4.Com–Para pedagang lapak di Pasar sentral Karisa Jeneponto  terlihat marah-marah, ketika lapaknya dibongkar oleh kepala disprindag kabupaten Jeneponto berserta staf disprindag Jeneponto

Sejumlah Pedagang merasa kecewa dan meminta pihak pemerintah kabupaten Jeneponto untuk dicopot kadis prindag dikarenakan lapaknya dibongkar paksa oleh kepala disprindag kabupaten Jeneponto berserta stafnya,


hingga saat ini para pedagang lapak tidak berjualan lagi untuk menghidupi kebutuhan keluarganya akibat lapak mereka dibongkar paksa

Para pedagang lapak pun terlihat beberapa kali bernegosiasi kepada pihak kepala pasar maupun Kadis perindag Kabupaten jeneponto.Namun, usahanya sia-sia dan lapaknya tetap dibongkar.“Kami ini modal sendiri  pak,kami jualan dengan keuntungan 30  ribu perhari untuk kasi makan keluarga pak  Kenapa lapak kami dibongkar seperti itu kami rakyat kecil mau makan apa pak” tegas salah satu pedagan lapak sambil meneteskan air mata saat lapaknya dibongkar paksa

Tak hanya itu, namun pedagang lainnya juga mengaku kecewa dengan pembongkaran tersebut. Seperti AR, pedagang lapak Minuman Dingin  yang telah lama mejajakan dagangannya di pasar Karisa Jeneponto .Padahal, AR setiap bulannya mengaku kerap memberikan uang kebersihan, keamanan dan lainnya.

“Kami rutin pak ngasihnya. Kami cuma minta solusi kejelasannya baik baik, kami harus jualan di mana dan mau makan apa pak,” sebut AR sembari menjawab kalau uang tersebut disetorkan ke pemerintah.

AR juga mengatakan terhadap Awak media bahwa kepala pasar,serta kadis dan kroni kroninya sering meminta kepada pedagan lapak untuk dibelikan  ayam dan lain lain dengan menakut nakuti penjual sehingga hidup pedagang di pasar Karisa  tidak tenang kemudian tidak tanggung tanggung  ayam yang disuruh beli kadang 15-20 ekor

Meskipun di Pasar sentral Karisa kabupaten Jeneponto tersebut terdapat beberapa kios, AR mengaku pedagang Yang berjualan di pasar karisa. Pasalnya, seluruh kios yang tersedia di duga diperjual belikan hingga 30 sampai 40 juta perkios“Itu ada kios punya saya pak.saya beli 30 juta hanya ukuran kecil pak,.tidak cukup untuk dagangan kami.

Sedangkan lapak milik pedang yang dibongkar paksa oleh kadis perindag yang berlagak preman pasar Karisa kabupaten Jeneponto hingga saat ini belum bisa berjualan (RH)

[zombify_post]