Tepis cara Pandang Masyarakat, Bupati Keerom Selenggarakan HUT Kabupaten Keerom ke 19 di Perbatasan RI-PNG

Tepis Cara Pandang Masyarakat, Bupati Keerom Selenggarakan Hut Kabupaten Keerom Ke 19 Di Perbatasan Ri-Png
HUT Keerom ke 19 di Daerah Terpencil, Komitmen Menuju Percepatan dan Pemerataan Pembangunan, sebuah Misi Pemerintahan Keerom saat ini, era Bupati Piter Gusbager S.Hut, MUP

KEEROM, Liputan4 com | Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Keerom Ke 19 di salah satu Kampung terpencil di Kawasan Perbatasan RI – PNG menjadi sebuah momen penting bagi masyarakat di wilayah tersebut yang tak mungkin di lupakan.

Mengapa demikian?, Sudah tentu  bagi Masyarakat kecil pada umumnya juga  sebagai masyarakat pinggiran, kegiatan sekelas HUT Kabupaten dengan tingkat kemeriahan tinggi tidak mungkin di selenggarakan di daerah terpencil seperti ini.

Hadirnya cara pandang seperti ini telah muncul dikalangan masyarakat sebelum HUT Kabupaten Keerom ke 19 ini di laksanakan kemarin (Selasa 12/4/2022).

Cara pandang tersebut di dasari pada, pertama Kampung Semografi merupakan salah satu kampung dalam Wilayah Distrik Web yang juga merupakan kampung terpencil di Kawasan perbatasan yang berbatasan langsung dengan Distrik Gring, Papua New Guine.

Kedua, kondisi jalan darat yang rawan, Ketiga tidak memiliki Fasilitas Pendukung yang memadai, serta Keempat jangkauan yang cukup jauh dan tak dapat di tempuh dalam waktu yang singkat.

Walau demikian, lain dengan Bupati Keerom saat ini (Piter Gusbager S.Hut, MUP), dengan Misi Perubahannya dapat menepis keraguan Masyarakat, cara Pandang Masyarakat dapat di tepis, apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Misi Perubahan ini harus di hadirkan karena merekalah yang menantikan perubahan itu, kami harus menjangkau yang tak terjangkau di seluruh pelosok Negri ini, mewujudkan tugas sebagai kepala daerah dalam melayani Rakyat adalah tanggung jawab.

Pemimpin daerah di hadirkan oleh Rakyat, maka pemimpin daerah juga di haruskan hadir untuk rakyat walau di daerah terpencil, perubahan pada Rakyat di tentukan oleh seberapa mampu pemimpinnya hadir, melihat, mendengar, dan melakukan perubahan untuk rakyatnya.

Terkait dengan Momen tersebut, dari laporan yang di terima oleh Liputan4 usai kegiatan HUT Kabupaten Keerom ke 19 di Kampung Semografi Distrik Web, Momen tersebut di sambut oleh seluruh masyarakat yang mendiami Kampung Fafenimbu, Kampung Semigrafi, Kampung Tatakra, Dusun Pabrap, Dusun Benawe, serta seluruh Masyarakat di Distrik Web dan Distrik Yaffi.

Melalui Laporannya kepada Liputan4 via seluler langsung dari Kampung Semografi, (Selasa, 12/4/2022) Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Keerom Yahya Sauri yang juga adalah Wakil Rakyat dari Wilayah tersebut menjelaskan, HUT Kabupaten Keerom ke 19 di Kampung Semografi Distrik Web telah terlaksana sesuai harapan masyarakat.

Kata Yahya Sauri mengutip pidato Bupati Keerom (Piter Gusnager S.Hut, MUP) pada hari ini seluruh masyarakat Keerom memperingati hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Keerom ke 19, bukanlah sebuah perjalanan yang singkat, namun sangatlah panjang bahwa Kabupaten Keerom telah memasuki usia yang ke 19.

Sebuah thema, “Karya Tanpa Batas Di Tapal Batas”, adalah makna karya yang telah dan sedang di lakukan oleh Bupati Keerom (Piter Gusbager, S.Hut, MUP) dalam karya karya perubahan ini tidak bisa di batasi oleh apapun alasannya. Karya Tanpa Batas di Tapal Batas telah di hadirkan Bupati Keerom saat ini (Piter Gusbager, S.Hut, MUP) dengan tujuan apapun eksen kita harus bermanfaat untuk Negri Pintu Batas ini,” ujar Politikus asal Golkar ini kepada liputan4.com.

Menurut Yahya Sauri, Bupati Keerom hari ini bekerja sesuai moto yang di emban di era pemerintahan yang di pimpinnya” Kwembo Kentei, Girgura Kensyuwri, artinya bahwa “TUHAN YANG MENCIPTAKAN, KITA YANG MEMBANGUN”, moto tersebut sangatlah jelas, Tuhan telah memberikan segala ceptaanya kepada kita, maka kewajiban kita adalah mengelolahnya secara baik dengen mengedepankan kepentingan perubahan di atas Negri ini.

Menurut Yahya Sauri, Kita harus mendorong misi besar Pemerintah era Piter – Wafir, membangun Kabupaten Keerom menuju perubahan di segala aspek kehidupan, selain itu kita juga di harapkan membackup program jangka panjang pemerintah saat ini atau Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), guna mengubah wajah Kabupaten Keerom yang cerah di masa masa mendatang.

“Kita harus membangun daerah ini dengan mempertimbangkan semua aspek, menuju Keerom yang bangkit, mandiri, bermartabat dan berkelanjutan sesuai Misi Bupati dan Wakil Bupati saat ini,”ungkapnya.

Yahya Sauri manambahkan, HUT Kabupaten Keerom ke 19 yang di rayakan Pemerintah di daerah terbelakang ini memiliki tujuan yang positif, yaitu Pemerintah memiliki Misi pemerataan pembangunan di seluruh Wilayah Keerom dalam segala aspek, saat ini Pemerintah sedang mengejar percepatan pembangunan dengan menjangkau seluruh pelosok negri ini

“Dengan melihat program program kerja bupati keerom saat ini, saya mengajak seluruh Masyarakat Kabupaten Keerom untuk dapat bersatu, membackup Pemerintah guna mendorong berbagai program pembangunan menuju perubahan daerah ini.. Tutup Yahya Sauri,”tambah Dia.

Untuk diketahui,  dalam momen HUT Kabupaten Keerom ke 19 tersebut, Bupati Keerom (Piter Gusbager, S.Hut, MUP) memberikan sejumlah bantuan kepada Masyarakat di Kampung Yuruf, Fafenimbu dan Semografi antara lain, Bantuan Biaya Pembinaan UMKM kepada sejumlah kelompok Usaha Kecil sebasar Rp 2,5 juta, Bantuan Bibit Durian, Bantuan Kendaraan Roda 4 kepada Pihak Gereja Katolik di Kampung Umuaf Distrik Web, dan kepada Kelompok Tani di Kampung Yuruf Distrik Yaffi, Dua unit Kendaraan Roda dua Jenis KLX kepada SD Negeri Inpres Favenimbu dan SD YPPK Akarinda, Alat music kepada Gereja Katolik Favenimbu, bantuan Kebutuhan sekolah dan murid sekolah dasar, serta paket sembako untuk masyarakat.

Momen HUT ini, di hadiri oleh, seluruh kepala SKPD, Kepala Distrik, Kepala Kampung, Kapolres Keerom, Dandim 1701 – Jayapura, tokoh Agama, Adat, serta Masyarakat dari Distrik Web, dan Distrik Yaffi.