Kakanwil Jatim Krismono Apresiasi Keberhasilan Program Rehabilitasi Lapsustik Klas II A Pamekasan

Kakanwil Jatim Krismono Apresiasi Keberhasilan Program Rehabilitasi Lapsustik Klas Ii A Pamekasan

Liputan 4.com, Pamekasan // Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur Krismono mengapresiasi capaian keberhasilan program rehabilitasi bagi Pecandu dan penyalahgunaan Narkoba.

Program rehabilitasi WBP Pecandu Narkoba Lapsustik Klas II A Pamekasan dilakukan selama enam bulan dan di ikuti 240 WBP Pecandu Narkoba dan hari ini memasuki hari akhir dan sekaligus melakukan penutupan


Penutupan program rehabilitasi bagi WBP pecandu, pengguna dan penyalahgunaan narkoba tersebut dilakukan oleh Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono pada Kamis (30/09/21) di lapangan LPN Pamekasan.

Hadir dalam upacara penutupan tersebut Ka UPT jajaran Korwil Pamekasan, Direktur Ghana Recovery Pamekasan Hamdan Nasution, Komandan Subdenpom Pamekasan Lettu Maskun perwakilan dari kodim 0826, universitas madura serta Kemenag.

Dalam sambutannya Kakanwil menyampaikan apresiasinya bagi Lapas Narkotika Pamekasan atas berhasilnya program rehabilitasi selama enam bulan ini.

“Capaian keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan kesabaran dari Klapas Narkotika bersama jajarannya untuk melakukan pembinaan bagi saudara-saudara kita agar terlepas dari kecanduan dan ketergantungan dari barang haram tersebut,”paparnya

Demikian pula, sambung Krismono untuk dapat meraih capaian keberhasil tersebut tentu saja diperlukan upaya yang besar dan keterlibatan semua unsur sehingga semua kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai rencana.

Krismono berharap Warga Binaan yang selesai mengikuti rehab dapat menjadi agen-agen perubahan yang mengajak semua elemen masyarakat menjauhi narkotika.

“Saya berharap setelah ini saudara-saudara mampu mengendalikan rasa ketergantungan, sehingga bisa menjalani kehidupan yg lebih baik dan menjadi agen perubahan yang dapat memotivasi masyarakat untuk tidak terlibat dalam penggunaan dan penyalahgunaan narkoba” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut Kakanwil didampingi Ka LPN Pamekasan berkesempatan melepas tanda peserta rehabilitasi dan menyerahkan sertifikat sebagai bukti bahwa yang bersangkutan telah berhasil mengikuti program rehabilitasi tersebut.

Selain itu, Kakanwil Kemenkumham Jatim juga mengucapkan terimakasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Klapas Narkotika dan jajarannya.

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Kalapas Narkotika Pamekasan dan jajaran, serta seluruh pihak eksternal yg terlibat dalam rehabilitasi ini,” ujarnya.

Kakanwil juga menyampaikan keprihatinan terhadap penyalahgunaan napza yang belakangan ini sangat marak dan cenderung ada peningkatan.

“Program rehabilitasi merupakan sebuah tindakan yang dilakukan kepada pecandu narkoba. untuk menghilangkan fikiran mereka akan NAPZA sehingga dapat diterima kembali di masyarakat maupun di keluarganya sendiri,”kata Shohibur Rahman Klapas Narkotika Klas II A Pamekasan saat di konfirmasi.

Menurutnya, tindakan rehabilitasi ditujukan kepada korban dari penyalahgunaan narkoba untuk memulihkan atau mengembangkan kemampuan fisik, mental, dan sosial penderita yang bersangkutan.

“Melalui program Rehabilitasi yang dilakukan selama enam bulan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para residen, dan memberikan dampak poitif yang berujung pada diterima kembali dillingkunganya jika sudah bebas nantinya,”harapnya

“Saya cukup senang dengan pelaksanaan dilapas, kalau bisa rehabilitasi ini terus dilaksanakan di lapas,” terangnya

“Semoga program rehabilitasi ini dapat bermanfaat, khususnya bagi WBP, agar menjadi salah satu upaya dalam menyelamatkan kehidupan bangsa dan negara melalui generasi muda yang bebas dari narkoba,”ungkapnya

“Program Ini juga merupakan ikhtiar dalam menyelamatkan setiap individu generasi muda, khususnya WBP Lapas Narkotika Langsa,” pungkasnya