AKBP.Herman Suriyono: Angka Kriminal Tahun 2021 Turun 40%, Dibandingkan Dengan Tahun 2020.

Akbp.herman Suriyono: Angka Kriminal Tahun 2021 Turun 40%, Dibandingkan Dengan Tahun 2020.

Liputan4.Com – Lombok Timur – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB) AKBP.Herman Suriyono,S.I.K,MH, menggelar acara Press Relesei terkait hasil kerja jajarannya selama tahun 2021 yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti. Bertempat di halaman depan Mapolres Lotim. Jumat (31/12/2021).

Dalam acara tersebut Kapolres Lotim, didampingi oleh Wakapolres,Kasat Reskrim,Kasat Lantas,Kasatnarkoba,Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Lombok Timur, Dinas Kesehatan, Kasi Humas Polres dan Puluhan Awak Media, perwakilan LSM dan lainnya.


Diawal keterangannya Kapolres Lotim menyampaikan, progres percepatan vaksinasi Lombok Timur, dimana sampai dengan akhir tahun 2021 masyarakat lotim yang sudah menerima dosis vaksin pertama sebanyak 79,39%, sementara untuk dosis kedua baru 59,05% secara manual, sementara secara vicer dosis I di angka 78,31% dan dosis II di angka 56,37%.

“Alhamdulillah berkat sinergitas yang baik antara TNI,Polri dan Pemda hingga akhir tahun 2021 ini capaian vaksinasi pertama 79,39 persen, Vaksin ke dua 59.05 persen dan kegiatan vaksinasi akan dilanjutkan setelah usai libur sekolah dengan sasaran vaksinasi anak-anak usia 6 sampai 11 tahun,”ujar Herman Suriyono.

Selanjutnya Kapolres menjelaskan, dalam kegiatan operasi penanganan kasus-kasus criminal di Kabupaten Lombok Timur sesuai dengan data tercatat kasus criminal pada tahun 2021 sebanyak 601 kasus.

“Jika kita bandingkan dengan kasus criminal ditahun 2020, maka telah terjadi penurunan angka criminal. Di tahun 2020 tindak pidana yang terjadi di Polres Lotim secara keseluruhan sebanyak 991 kasus. sementara, untuk tahun 2021 angka kriminal sebanyak 601 kasus,artinya kasus tahun 2021 ini telah terjadi penurunan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya,”ungkap Kapolres.

Kapolres Herman Suriyono, menambahkan dari tindak pidana 991 kasus ditahun 2020 yang dapat diselesaikan 702 kasus, sedangkan untuk kasus tahun 2021 kasus yang diselenggarakan sebanyak 785. yang di dominasi kejahatan jalanan dan pencuri motor serta kesusilaan.

” Perbandingan angka di tahun 2020 dengan 2021 terkait dengan tindak pidana ada penurunan kurang lebih 40% dari laporan yang masuk ke polres lotim, ” katanya.

Dikatakan Herman, Pada perkara kriminal khusus, Polres Lotim di tahun 2021 dalam proses Penyidikan atau mengungkap sebanyak 2 kasus korupsi, dimana 1 kasus dinyatakan P21 yang telah diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk ditindaklanjuti ke Pengadilan.

sementara kasus tindak pidana tertentu ada 10 kasus, saat ini, yang masih sebagian sudah P21 dan dalam proses penyidikan, sedangkan tindak pidana korupsi saat ini masih dilakukan penyelidikan yakni pada program Rumah Tahan Gempa (RTG) di Kecamatan Pringgabaya.

“Pada pidana khusus ada 2 kasus tahun ini dimana satu kasus sudah P21, dan 10 untuk pidana tertentu sudah P21 dan dalam proses penyidikan,” terangnya.

tindak pidana narkotika, lanjut Herman, tahun 2021 Polres Lotim berhasil mengungkap 31 kasus narkotika, dengan tersangka sebanyak 53 orang dengan barang bukti yang diamankan jenis sabu 333, 88 gram, ekstasi, ganja beserta minuman keras 558 botol, jika dibandingkan dengan 2020, terjadi kenaikan terhadap jumlah pelaku yang diamankan dimana pada tahun lalu hanya 49 tersangka.

“Kalau kita lihat perbandingannya, tahun 2020 terkait pengungkapan narkotika, ada kenaikan pelaku yang kita amankan dan kita proses dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Herman melanjutkan, pada tahun 2021 lalu lintas terjadi penurunan jumlah tilang sebanyak 4.128 jika dibandingkan dengan tahun 2020 sebayak 5261 Artinya turun 21,5 %. Namun pada kasus laka lantas terjadi kenaikan dari tahun 2020 sebanyak 241 kasus, sedangkan tahun 2021 sebayak 281 kejadian yang disebabkan beberapa faktor terutama out of control.

“Untuk tilang di 2021 mengalami penurunan 21,5%, tetapi terjadi kenaikan Laka lantas pada tahun 2021 sekitar 16,5%, ” pungkasnya. (Bul)

 

Print Friendly, Pdf & Email