Wow, Saat Ops Yustisi PSBB Polres Kep Seribu Temukan 5 Mayat di Kapal Ikan

Wow, Saat Ops Yustisi Psbb Polres Kep Seribu Temukan 5 Mayat Di Kapal Ikan

LIPUTAN4.COM,JAKARTA- Sesuatu yang mengejutkan dialami jajaran personil Polres Kepulauan Seribu Jakarta. Saat sedang menggelar kegiatan operasi yustisi PSBB di perairan Teluk Jakarta Kepulauan Seribu Kamis (17/9), personil Polres Kepulauan Seribu menemukan 5 mayat di kapal ikan nelayan.

Wow, Saat Ops Yustisi Psbb Polres Kep Seribu Temukan 5 Mayat Di Kapal Ikan


Peristiwa ini bermula, saat personil Polres Kepulauan Seribu yang dipimpin Wakapolres AKP Asep Alhuda, dengan menggunakan kapal patroli sedang mencari para pelanggar protokol kesehatan di kapal nelayan.

Saat perjalanan dari Pulau Pari menuju ke Pulau Kelapa, di perairan Pulau Pari kapal patroli mencoba memepet sebuah kapal ikan KM Starindo Jaya Maju VI yang terlihat banyak ABKnya tidak menggunakan masker.

Dengan humanis, personil polres menegur dan memberikan masker kepada puluhan ABK tersebut. Namun tiba – tiba personil polres mencurigai frezeer ikan yang ada di kapal.

Saat meminta freezer ikan dibuka, salah satu ABK mengaku kalau didalam ada 5 mayat rekannya yang telah meninggal, setelah freezer dibuka benar adanya didalam terdapat mayat ABK dengan posisi ditumpuk bersama ikan hasil tangkapan.

Dari hasil interogasi, personil Polres ke Kapten kapal di kapal patroli, diketahui jika mayat – mayat ABK tersebut telah dua minggu meninggal tepatnya tanggal 3 dan 4 September, saat kapal berada di perairan Samudera Hinda wilayah Srilangka.

Berdasarkan pengakuan Kapten kapal, penyebab meninggalnya para ABK, setelah 10 ABK melakukan pesta miras oplosan. Saat sedang pesta miras, sejumlah ABK tiba – tiba bertumbangan hingga akhirnya 5 diantaranya meninggal dunia.

Guna penyelidikan lebih lanjut, KM
KM Starindo Jaya Maju VI selanjutnya diarahkan ke dermaga pelabuhan Marina Ancol.

Menurut Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Ermond, Setelah sampai di Pelabuhan pihaknya mengevakuasi lima mayat tersebut kemudian kita bawa ke RS Polri Kramat Jati untuk di autopsi.

“Dari pengakuan mereka karena miras oplosan, namun untuk memastikan kita tunggu saja hasil otopsi,”tandasnya.