Ketua LSM KOMAD Gelar Silaturrahim di Bani Food Court dalam Rangka Hari Tani Nasional

Ketua Lsm Komad Gelar Silaturrahim Di Bani Food Court Dalam Rangka Hari Tani Nasional
STIK FAMIKA

LIPUTAN4.COM,PAMEKASAN – Ketua Lsm KOMAD zeini Wer wer Gelar silaturrahim Dengan Abang Becak yang juga sebagai petani lokal yang ada di kab pamekasan, acara tersebut dilaksanakan di Bani food court, Kamis, (24/09/2020).

Ajang silaturrahim tersebut dilakukan tepat di tengah momentum perayaan Hari Tani Nasional (HTN) tahun 2020 dengan Berbagai Makanan khas madura yang ada di bani food court seperti menu Nasi Jagung dan sayur mayur sebagai simbol hasil panen petani yang harus di lestarikan dan budidayakan di bumi gerbang salam.


Juru Bicara Perwakilan abang becak yang notabenenya petani lokal yang ada di kabupaten pamekasan (Matbehrih) Meng Apresiasai dengan Langkah Langkah yang telah di lakukan oleh mas wer wer ini, dengan menampilkan dan membumikan masakan khas madura seperti Nasi Tumpeng khas madura,Nasi jagung, ikan Bakar dan banyak lagi menu lainnya.

” Sehingga dengan hal demikian mengangkat harkat martabat para petani yang ada di semua pelosok desa yang ada di kabupaten pamekasan khususnya dan di indonesia pada umumnya” ungkap matbehri ke awak media.

Di tempat terpisah zaini wer wer selaku pemilik (owner) stand Masakan Khas Madura yang ada di Bani Food court menyampaikan gerakan ajang silaturrahim ini Selain memperingati HTN juga Menjadikan masakan khas madura menjadi trandy, karena dengan demikian Hasil panen petani jagung sayur mayur dan sejenisnya Bisa terangkat dan punya nilai jual di pasaran.

” Kami berharap para petani lebih sejahtera lagi melalui kebijakan kebijakan pemerintah daerah yang bisa memberikan kepastian dan perlindungan hukum agar tercipta kesejahteraan bagi para petani berdasarkan UU No 19 thn 2013 tentang perlindungan petani,agar di kab pamekasan juga bisa melahirkan perda atau perbub, seperti hal nya perda porvinsi jawatimur no 5 thn 2015, tentang perlindungan dan pemberdayaan patani, sehingga Hasil panen dari para petani punya nilai jual yang layak dan keadilan serta berpri kemanusiaan.” ungkap wer wer.

Print Friendly, Pdf & Email