Ketua Komando Garuda Sakti Lembaga Aliansi Indonesia Pupung Puryanto Mempertanyakan Kinerja DPRD Kabupaten Sukabumi, Dengan Banyaknya Aksi Demo

Ketua Komando Garuda Sakti Lembaga Aliansi Indonesia Pupung Puryanto Mempertanyakan Kinerja Dprd Kabupaten Sukabumi, Dengan Banyaknya Aksi Demo

Liputan4.com|Sukabumi– Covid 19 yang melanda dunia khususnya indonesia dan meluluhlantakan perekonomian masyarakat indonesia pada umumnya mengakibatkan dampak yang luar biasa, nilai angka kemiskinan drastis meningkat, pengangguran melonjak semua ini penyebabnya wabah corona. Untuk pengentasan kemiskinan dampak Covid- 19, program Pemkab Sukabumi pasca pandemi covid- 19 ditahun 2022 yang paling di istimewa adalah pemulihan perekonomian masyarakat.

“Program Pemkab Sukabumi tahun 2022 untuk pemulihan perekonomian Ketua Komando Garuda Sakti (KGS) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) memohon kepada semua lapisan masyarakat sukabumi agar bisa menjaga kondusifitas dan mendukung agar pemerintah bisa menjalankan program kerjanya secara institusional, pemerintah tidak boleh diganggu apalagi dirongrong oleh kepentingan-kepentingan pribadi yang selalu mengatasnamakan masyarakat, pemerintah harus kita bela dan dikawal dalam aktualisasi tugas-tugas penyelenggaraan negara” ungkap pupung.


Terkait adanya beberapa aksi/ demo oleh kelompok masyarakat sukabumi Ketua Komando Garuda Sakti Lembaga Aliansi Indonesia Pupung Puryanto menjelaskan kepada beberapa awak media, bahwasanya kalau sampai ada demo di Kabupaten Sukabumi, justru Pupung ketua KGS balik bertanya “apa sih kinerjanya DPRD kabupaten Sukabumi selama ini ??”.

Siapapun mengadakan aksi/demo sah-sah saja karena dilindungi konstitusi dan undang-undang asal benar-benar tidak ditunggangi oleh kepentingan pribadi yang bermuatan politik,tetapi kalau memang benar terjadi aksi demo justru kami KGS Lembaga Aliansi Indonesia mempertanyakan kinerjanya DPRD selaku kepanjangan lidah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Apa kerjanya hanya plonga-plongo dan cukup menjawab tidak dilibatkan, jadi apa tugasnya mereka sebagai penyambung aspirasi masyarakat kalau apa-apa harus masyarakat yang langsung menyampaikan aspirasinya ke pemerintah.

“Kami sebagai masyarakat sukabumi sangat berharap antara legislatif dan eksekutif harus seirama untuk mendukung program-program Pemda Sukabumi untuk kesejahteraan masyarakatnya adil dan makmur sesuai cita-cita bangsa ini, anggota dewan tuh dipilih rakyat bukan cuma pintar ngurusin proyek saja, tetapi dengarkan jeritan hati rakyatnya tanggapi dan tangani aspirasi masyarakat jangan sampai berujung unjuk rasa” Tutup Pupung

( edis wijaya/ lutfi )