Kapolres Mura AKBP Efrannedy Dan Wakil Bupati Mura Hj.Suwarti Mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

  • Bagikan
Kapolres Mura AKBP Efrannedy Dan Wakil Bupati Mura Hj.Suwarti Mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

Liputan 4.com.MUSI RAWAS-Kapolres Mura, AKBP Efrannedy dan Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila.

Upacara tersebut digelar melalui Video Conference di Reflika Rumah Adat Kantor Bupati Mura, sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa (1/6/2021).

Dimana, upacara bertindak sebagai inspektur upacara dipimpin langsung, Presiden RI, Ir Joko Widodo dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Presiden nampak hadir dengan mengenakan pakaian adat khas Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy saat dimintai keterangan, mengatakan bahwa sesuai arahan presiden RI, seiring perkembangan zaman, Pancasila sebagai ideologi negara memiliki tantangan yang semakin berat.

Hal itu didasari atas meningkatnya rivalitas serta kompetisi antar ideologi dan pandangan, termasuk paham transnasional radikal.

Selain itu, ditambah dengan perkembangan teknologi seperti kecepatan koneksi 4G, bisa menjadi kemudahan bagi paham radikal untuk masuk ke wilayah Indonesia.

“Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia, ke seluruh kalangan. Maka, perlu pendalaman nilai-nilai dalam Pancasila untuk menghadapi tantangan radikalisme tersebut,” kata Kapolres.

Kapolres menjelaskan, bertepatan Hari Lahir Pancasila, kiranya kepada masyarakat khususnya Kabupaten Mura, untuk menjaga kekompakan.

Karena pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

“Maka dari itu, menjadikan Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran serta akan pentingnya bangsa Indonesia meneguhkan semangat untuk bersatu, berbagi, dan berprestasi,” jelas Kapolres.

Kapolres memaparkan, selain itu mengajak segenap masyarakat Kabupaten Mura, untuk senantiasa menjaga persatuan memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Maka harus bersatu dalam upaya untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar, dan mengajak masyarakat untuk bergotong-royong menggapai keadilan sosial,” papar suami Ny Novi Efran ini.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, semangat gotong-royong yang merupakan budaya luhur bangsa harus terus kita pupuk sebagai sumber energi besar Indonesia untuk menggapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

“Kita harus memperkokoh kekuatan kolektif bangsa dan tidak boleh ada perselisihan hingga perpecahan,” tutupnya.(*)(Indra/rls).

Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
1
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan
LIPUTAN4.COM Kami ingin menunjukkan kepada Anda pemberitahuan untuk berita dan pembaruan terbaru.
Dismiss
Allow Notifications