Ekonomis Dari Potensi Sawit, Mensejahtera Rakyat dan Membuka Lapangan Pekerjaan. 

Ekonomis Dari Potensi Sawit, Mensejahtera Rakyat Dan Membuka Lapangan Pekerjaan. 

 

Liputan 4.com – Banjarbaru.

Ditengah terpaan oleh kampanye miring sebagai dampak dari persaingan dagang dan komoditas nabati dunia, industri kelapa sawit Indonesia terus maju dan menggeliat.

Beberapa tahun terakhir pun komoditi ini ternyata berhasil dapat menggeser posisi kedelai yang dikenal sebagai bahan baku utama nabati dunia.

Perkembangan yang sangat menggembirakan inipun menunjukkan jika hasil produksi kelapa sawit dan turunannya lebih tinggi dan juga kecilnya penggunaan lahan dibandingkan dengan kedelai.

Berdasarkan dari Data Fas.USDA.gov, seperti yang dilansir investor.id, sedikitnya sekitar 276,6 juta Ha merupakan total luas lahan tanaman minyak nabati di dunia tersebut  tercatat pula produksi minyak kelapa sawit berada dikisaran angka 69,8 juta ton (27 persen).

Tidak hanya itu saja, kontribusi industri kepala sawit turut berperan dalam mengentaskan kemiskinan dan juga untuk penciptaan lapangan pekerjaan lebih dari 16 juta tenaga kerja dan juga merupakan sebagai salah satu kontribusi terbesar dari ekspor nonmigas dengan menyumbang sebesar 15,6 persen dari total ekspor nonmigas pada tahun 2020. Tidak heran jika sektor bidang kelapa sawit nasional menjadi tulang punggung nasional dan komoditas sektor industri ekspor.(Liputan 4.com/Disbunnak Prov Kalsel).