Dua Orang Guru Besar Dari FP dan FKIP Dikukuhkan Oleh Rektor Unsri

Reporter: Irwanto Topik: Pendidikan, Sumatera Selatan
  • Bagikan
Dua Orang Guru Besar Dari Fp Dan Fkip Dikukuhkan Oleh Rektor Unsri

Liputan4.Com. – Palembang – Universitas Sriwijaya (UNSRI) menggelar pengukuhan dua orang guru besar pada Fakultas pertanian dan FKIP bertempat di Aula Gedung Laboratorium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) jalan Srijaya Km 5,5 Palembang, senin (8/11/21).

Pengukuhan guru besar dari fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP) Prof. Dr. Ida Sriyanti, S.Pd., M.Si., pidato ilmiahnya dalam pengukuhan guru besar dengan judul “Teknologi Nanofiber Dengan Metode Electrospinning dan Aplikasinya” kemudian dari Fakultas pertanian Prof. Dr. Ace Baehaki, S.Pi., M.Si., orasi ilmiahnya dengan judul “Biodiversitas Rawa Untuk Pangan dan Kesehatan”.


Dua Orang Guru Besar Dari Fp Dan Fkip Dikukuhkan Oleh Rektor Unsri

Hadir dalam pengukuhan guru besar rektor Universitas Sriwijaya (UNSRI) Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE dalam wawancara mengatakan, dengan dikukuhkan nya dua orang guru besar semoga bermanfaat bagi bangsa dan negara dari hasil risetnya, bangsa kita ini bangsa yang pintar yang kadang-kadang kesempatan tidak dapat untuk mengembangkan ilmunya itu.

Mudah-mudahan dengan dua orang guru besar ini bisa menambah aset bangsa negara kita khususnya Sumatera Selatan dan harapan saya bisa dimanfaatkan oleh pemerintah untuk kepentingan rakyat”, ujarnya.

Dua Orang Guru Besar Dari Fp Dan Fkip Dikukuhkan Oleh Rektor Unsri

Guru besar dari fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP) Prof. Dr. Ida Sriyanti, S.Pd., M.Si., didampingi sang suami juga dekan ilmu komputer Jaidan Jauhari, S.Pd., M.T., dalam wawancara setelah selesai pengukuhan mengatakan, mengucapkan Alhamdulillah, juga mengucapkan terimakasih kepada civitas UNSRI dan fakultas. Juga berharap kedepan agar bisa banyak profesor profesor muda menyusul menjadi guru besar.

Hasil dari riset Nano teknologi bermanfaat banyak untuk kehidupan masyarakat seperti untuk kesehatan untuk filter udara dan air, dan hasil dari riset ini untuk di produksi massal, terakhir kami akan merilis masker yang berbasis Nanofiber bekerja sama dengan PT. Sinar Ogan”, katanya.

Ditambahkan oleh sang suami juga seorang Dekan ilmu komputer Jaidan Jauhari, S.Pd., M.T., mengatakan, syukur Alhamdulillah memang untuk mencapai guru besar harus bekerja keras, saya sendiri belum guru besar memang ibu hobi dalam meneliti dan juga anggaran nya cukup besar sekitar 1 milyar lebih yang didanai oleh kementerian keuangan. Diakui riset bidang nanoteknologi lagi trend sedang berkembang aplikasi dari Nanofiber banyak sekali aplikasinya. Saya berharap agar ibu terus mengembangkan bidang ilmu itu, karena sayang kalo sekarang sudah sampai tahap ini tinggal kita kembangkan lebih lanjut”, pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan pengukuhan guru besar mewakili gubernur Sumsel kepala dinas pendidikan Riza Fahlevi, civitas akademika universitas Sriwijaya dan forkompimda Sumatera Selatan.

Print Friendly, Pdf & Email
  • Bagikan