Yance Salambauw : Mahkamah Konstitusi Telah Mengerti Benar Posisi Kasus Yang Mereka Ajukan

Yance Salambauw : Mahkamah Konstitusi Telah Mengerti Benar Posisi Kasus Yang Mereka Ajukan
STIK FAMIKA

Liputan4.Com. Jakarta -Sidang perdana Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Bupati Sorong Selatan Tahun 2020 digelar di Mahkamah Konstitusi pada hari Rabu (27/1/2020) siang pukul 13.15 WIB dengan agenda pemeriksaan pendahuluan. Persidangan yang digelar pada panel 3 itu dipimpin oleh hakim konstitusi Arief Hidayat dengan didampingi Hakim Konstitusi Manahan MP Sitompul, dan Hakim Konstitusi Saldi Isra.

Pasangan calon bupati Sorong Selatan nomor urut 3 Yance Salambauw dalam keterangannya ketika dikonfirmasi usai sidang pendahuluan tersebut menjelaskan bahwa “Sikap dari hakim panel mahkamah konstitusi pada sidang tersebut bahwa syarat pencalonan khususnya untuk PNS memang harus tegas tentang pemberhentian, tidak bisa pemberhentian atau PNS itu maju dengan berdiri pada dua kaki. Yang dimaksud dengan berdiri pada dua kaki yaitu hendak mengambil posisi nyaman, kalau tidak lolos maka kembali menjadi PNS, Kalau lolos maka lanjut pemberhentiannya sementara jiwa dari Undang-Undang Pilkada tentang syarat calon itu jelas bahwa yang maju harus berhenti.


Lanjut Yance, “Posisi hari ini status ASN atas nama saudara AS masih aktif dan itu kami buktikan dipersidangan hari ini kami telah mengajukan sebagai tambahan alat bukti bahwa posisi status PNS yang bersangkutan pada tanggal 27 Januari 2021 adalah aktif. Ini adalah relevan dengan surat BKN pusat atas klarifikasi yang kami ajukan terhadap status saudara AS.

Salambauw juga menambahkan “Yang kami buktikan sejauh ini bukan lagi dokumen-dokumen yang sebagaimana tersebar diluar yang disebutnya sebagai hasil scanning atau didapatkan dengan cara-cara yang tidak benar itu sama sekali tidak. Dokumen yang kami peroleh baik dari BKN maupun yang kami jadikan sebagai alat bukti di persidangan itu adalah dokumen-dokumen yang dapat kami pertanggungjawaban.

Diakhir penjelasannya Calon Bupati Sorong Selatan Nomor urut 3 Yance Salambauw, SH. MH katakan “Minset yang kami maksudkan dalam permohonan kita ke Mahkamah Konstitusi sejauh yang kami pantau dalam persidangan tadi bahwa Mahkamah telah mengerti benar posisi kasus yang kami ajukan dalam pilkada Sorong Selatan. Hal itu bisa nampak dari stresing point yang disampaikan oleh salah satu hakim panel yaitu saudara Manahan MP Sitompul jadi silahkan bagi para pihak yang merasa memiliki bukti dan argumen silahkan disampaikan biar semuanya nanti dipertimbangkan secara detail oleh Hakim Mahkamah Konstitusi.

Print Friendly, Pdf & Email