WH dan Sekda Dilaporkan ke KPK Oleh JPMI, tokoh Muda Lebak Anggap Mereka Cuma Cari Panggung

  • Bagikan
WH dan Sekda Dilaporkan ke KPK Oleh JPMI, tokoh Muda Lebak Anggap Mereka Cuma Cari Panggung

Liputan4.com LEBAK- Ramainya pemberitaan terkait potongan Bansos pondok pesantren yang dilaporkan ke KPK oleh JPMI ditanggapi Berbagai Elemen baik masyarakat biasa para aktivis dan Tokoh muda Lebak, seperti di kutip dalam sebuah komentar dalam Facebook, dalam status Gunawan netizen menanggapi soal laporan JPMI pada KPK Kamis 29/04/2021

Dalam Komentarnya Musa Weliansyah tokoh Muda Lebak yang juga terkenal dengan sepak terjangnya Sebagai anggota DPRD Lebak. Musa berkomentar, Waduh satu obyek perkara tindak pidana tidak mungkin ditangani dua lembaga hukum

Yang harus diubah dulu itu Hukum acara pidananya hihihi dan saya berpendapat sangat jauh dah hal yang tidak mungkin bila gubernur dan sekda terlibat dalam kasus ini hehehe, hal yang mustahil mengingat bantuan hibah disebar untuk ribuan ponpes se Banten degan nilai yang sangat kecil per ponpesnya.

Hal yang tidak mungkin jika Gubernur dan Sekda ikut menikmati hasil pungli hibah ponpes yang berakibat Gubenur dan Sekda Diuntungkan, Gubernur dan Sekda Merugikan keuangan daerah, Gubernur dan Sekda Merugikan penerima bantuan/masyarakat umum.

Yang tepat adalah Kejati menggandeng para Kejari untuk mengusut kasus tersebut supaya masing-masing Kejari ikut menangani yg penting pelaku yang diduga melakukan tindak pidananya korupsi berbeda dengan para pelaku yg sudah ditetapkan tersangka oleh Kejati.

“Saya kira pelaku pungli dana hibah ini berbeda-beda di tiap kabupaten dan kecamatan untuk itu penangananya bisa dikakukan oleh semua institusi hukum kecuali KPK karena sesuai UU KPK unsur korupsinya harus melibatkan Kepala daerah, sekda, DPRD aparat hukum selain itu KPK tidak bisa masuk itu juga unsur KKN nya harus terpenuhi, nah terkait dugaan gubernur dan sekda terlibat saya kira ini hanya asumsi yang tidak didukung oleh fakta karena sesuai apa yang saya uraikan diatas unsurnya harus terpenuhi, logika sederhana tidak mungkin gubernur dan sekda menerima setoran hasil pungli mengingat para pelaku oknum ditataran bawah yang sangat jauh untuk mengenal atau ada kedekatan dengan gubernur dan sekda kata musa

Sementara itu Yani Ketum Bentar menanggapi ini mah “serangan balik” yang dilakukan kelompok tertentu bagaimana pun juga WH tidak akan tersangkut kasus dana hibah ini karena persoalannya ada di bawah bukan diatas, intinya mereka sedang cari panggung.saja pungakas yani

Dilain pihak Iyong Altof mengangap Mungkin orang ini sedang ingin Cari populeritas.Biar Viral. Komentarnya.

Ijang Haidar sama mengomentari dalam tulisannya, Itumah Numpang nama doang biar rame doangna.

Dikolom yang sama A. Erwin Komara Sukma menanggapi pelaporan WH dan sekda pada KPK , mengadukan Laporan pada KPK yang tidak di dasari data lengkap cuma buang waktu, diterima mah udah pasti laporan itu tapi kalo tak terbukti pak WH bisa Laporkan balik cuitnya.(Hs/Citonk)

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
1
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
1
Lelah
Marah
2
Marah
  • Bagikan
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur