Wajibkan Wudlu’ Cara Pemdes Pagarbatu Cegah Covid-19 Selain Mengikuti Arahan Forkopimda

Liputan4.com, Sumenep-Sejak dikabarkan ada 6 pasien meninggal yang positif Covid-19. Rombongan Forkopimda Sumenep melakukan kunjungan ke wilayah Desa Pagarbatu, Kecamatan Saronggi, Madura, Jawa Timur yang saat ini sudah diterapkan lokal lockdown.

Kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih belum usai. Hingga saat ini Kabupaten Sumenep kembali diramaikan dengan isu banyaknya pasien yang terpapar Covid-19. Bahkan akhir-akhir ini pasien yang Positif Covid-19 sudah ada yang meninggal dunia.

“Rencana lockdown di Saronggi perhari ini. Karena sudah ada dalam satu planing yang meninggal 6 orang. Makanya kita lockdown kita coba kita tangani. Nanti sekitar yang meninggal kita melakukan penyemprotan biar tidak menular,” kata AKBP Darman, Kapolres Sumenep saat diwawancara saat kunjungan ke Desa Pagarbatu, Senin (21/9/2020).

Dalam kondisi seperti itu, pihaknya menyampaikan bahwa ia mengajak semua masyarakat agar patuhi protokol Covid-19. Selain itu, Forkopimda menekankan penjagaan agar bisa memperhatikan masyarakat yang keluar masuk. Untuk mengurangi penularan Covid-19.

“Upaya pertama jelas penyemprotan, kemudian terus yang kedua dilakukan trasing dan rapid nanti di sana. Kemudian selama 14 hari ini, kita lakukan pencegahan dengan himbauan memakai masker kemudian dilakukan Operasi Yustisi di depan itu. Keluar masuknya orang harus terdeteksi. Penanganan secara integral seperti ini. Mudah-mudahan Covid-9 bisa ditangani,” jelasnya.

Selanjutnya, Imam Daud selaku Kepala Desa Pagarbatu menyampaikan, Ini merupakan langkah awal bagi pemerintah Desa Pagarbatu. Sesuai petunjuk dan arahan dari Bapak bupati, Kapolres Sumenep, Dandim 0827. Antisipasi penyebaran Covid-19 di Desa Pagarbatu khususnya dan Kecamatan Saronggi pada umumnya.

Tambah mantan Jurnalis ini, hari ini Forkopimda bersama Forkopimka datang ke Desa Pagarbatu untuk memberikan arahan dan melakukan penyemprotan lokasi rumah penduduk diarea pos siaga ini.

“Untuk 14 hari kedepan, hari ini merupakan hari pertama tentunya akan melaksanakan yang akan antisipasi ini dengan ketat sesuai dengan arahan Forkopimda dan Forkompimcam,” ujarnya.

Imam mengatakan, dalam waktu dua minggu kedepan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin. Dalam mencegah penularan Covid-19.

“Harapannya untuk 14 hari kedepan Pagarbatu itu betul-betul aktif melaksanakan aturan ini demi mempertipis memperkecil gerak laju penyebaran Covid-19. Semoga masyakat mengerti, wajib pakai masker dan wajib wudlu’,” tandasnya.

 

Leave a Reply