News  

Turunnya Omzet Pengrajin Sasirangan di Banjarmasin karena Corona

Turunnya Omzet Pengrajin Sasirangan Di Banjarmasin Karena Corona

Liputan4.com, Banjarmasin- Dampak Covid-19 yang sekarang melanda Kota Banjarmasin sangat di rasakan oleh para pengrajin kain sasirangan di kota Banjarmasin. Seperti yang dialami pengrajin Alya Sasirangan, selama Corona atau Covid-19 ini.

Produksi kain sasirangan ini tidak bisa mencapai maksimal dalam menghasilkan produk unggulannya yaitu, kain khas Suku Banjar atau dengan nama kain sasirangan.


Semua ini dikarenakan susahnya mencari bahan pewarna di kota Banjarmasin, salah seorang pekerja atau pengrajin yang berada di tempat tersebut, Hadi mengatakan.

"Walaupun harus belinya ke pulau Jawa, itupun kadang kosong, kalaupun ada kadang masih kekurangan," Ucapnya saat ditemui Liputan4.com, di tokonya kamis (20/8/2020).

"Selain kekurangan bahan produksi untuk kain sasirangan, faktor pembeli juga berkurang dan ini sangat berpengaruh terhadap modal kami untuk produksi, karena modal belum bisa berputar semestinya," ujarnya.

Hal itu mengakibatkan penurunan omzet produsen kain sasirangan yang berada di Jalan Sungai Jingah, kecamatan Banjarmasin Utara.

"Dengan adanya penurunan omzet ini terpaksa banyak pengurangan tenaga kerja, dari 15 orang karyawan sekarang tersisa 5 orang," ujarnya.

"Kami selaku Pengrajin yang terdampak masa Pandemi ini sangat berharap semoga Covid-19 ini cepat selesai, dan daya beli masyarakat kembali lagi, dan juga berharap para wisatawan akan kembali lagi dengan harapan punya daya beli lebih dari sebelum adanya Corona ini, dan kain sasirangan khas suku Banjar ini semakin maju," ungkapnya.

[zombify_post]