News  

Tahun 2020 Pemkab Muratara Pastikan Tidak Ada Lagi Jembatan Jelek

Selama empat tahun memimpin Muratara, Bupati HM. Syarif Hidayat fokus membangun infrastruktur dasar agar bisa lepas dari status daerah tertinggal

Musi Rawas Utara – Liputan4.com. Sejak dilantik menjadi Bupati Muratara, tak heran jika sebagian besar perkantoran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih menyewa ruko atau bangunan rumah milik masyarakat. Sementara, pembangunan jalan, jembatan, sanitasi air bersih, jaringan listrik dan menyiapkan SDM unggul menjadi prioritas utama.


Pada tahun 2019 13 jembatan selesai dibangun. Memasuki tahun keliman memimpin, sebanyak 14 jembatan kembali dibangun. “Di kecamatan Ulu rawas 10 jembatan kita bangun dari yang tidak permanen kita bangun beton semua. Kemudian tahun 2020 kita bangun lagi 14 jembatan di kecamatan Nibung dan Rawas Ilir.

Kalau selesai tahun 2020 nanti tidak ada lagi jembatan jelek,” katanya. Pada tahun 2016, jumlah jembatan di Muratara sebanyak 137 jembatan dengan total panjang 2.151 meter. Rawas Ulu paling banyak memiliki jembatan. Jumlahnya 39 dengan panjang keseluruhan 490,9 meter.

Sementara, Kecamatan Karang Dapo memiliki jembatan terpanjang 579,3 meter dengan jumlah jembatan 23 unit.

Kemudian Salah satu tujuan Bupati HM. Syarif Hidayat selama empat tahun fokus membangun infrastruktur, selain ingin melepaskan dari status daerah tertinggal, juga ia ingin warga masyarakat bisa menikmati sarana dan prasarana yang merupakan hak dasar mereka. “Ada yang bertanya, kenapa bapak bupati belum membangun kantor di Muratara,? Memang belum.

Kalau saya membangun kantor pada tahun pertama menjabat, akan tetapi masyarakat berkata, bapak bupati bagus sekali duduk di kantor ber AC sementara kami jalan masih jelek, sarana air bersih tidak ada, PLN belum juga ada, jembatan rusak, sarana kesehatan dan pendidikan tidak memadai.

Nah saya tidak tega hal itu terjadi,” katanya. H.Syarif Hidayat menegaskan, pada akhir tahun 2020 fasilitas umum dan infrastruktur dasar lainnya berangsur diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Muratara agar visi dan misi terlaksana 100 persen.

“Seperti Visi dan misi kita pada tahun 2015-2019 untuk mewujudkan Muratara Makmur, Aman, Cerdas dan Bermartabat “Insya allah kedepan visi dan misi tersebut terlaksana 100 persen,” kata Syarif beberapa waktu lalu.

Kedepan, HM. Syarif Hidayat sudah menyiapkan visi dan misi pada tahun 2020-2025 yaitu: “Muratara Maju, Bersaing dan Sejahtera 2025”.(adv)