News, NTT  

Pos Pemantauan Covid-19 Olakile Longgar, Camat Boawae: Kami Bukan Robot

Pos Pemantauan Covid-19 Olakile Longgar, Camat Boawae: Kami Bukan Robot

Nagekeo, L4- Pemerintah Kabupaten Nagekeo, NTT diminta memperpanjang jam jaga di tiga pos batas pemantauan Covid-19 dengan wilayah Kabupaten Ngada di Kelurahan Olakile, Desa Rowa kecamatan Boawae dan Desa Aewoe kecamatan Mauponggo.

Pasalnya, pos batas pemantauan Covid-19 di tiga wilayah itu diketahui hanya memberlakukan waktu penjagaan hingga pukul 21.00 WITA. Selanjutnya, pos dibiarkan tanpa penjagaan hingga membiarkan lalulintas pergerakan orang dari wilayah barat menuju Nagekeo tanpa pengawasan dan pemeriksaan.


Temuan pembiaran pergerakan orang diatas pukul 21.00 witta di Nagekeo diketahui saat tim Satgas Penanganan Covid-19 Nagekeo bersama awak media dibawah pimpinan Kepala Bagian Umum, Beni Lado dan Sekretaris BPBD Nagekeo, Petrus Soa, meninjau tiga pos batas pemantauan Covid-19 di wilayah Barat Kabupaten Nagekeo.

“Kami bukan robot Pak” kata Camat Boawae, Sales Ujang Dekresano kepada wartawan, Jumad 1 Mei 2020 di Posko Pemantauan Covid-19, Kelurahan Olakile.

Menurut Ujang, meski tak melakukan penjagaan, petugas posko tetap memantau pergerakan orang dari wilayah barat bila ada laporan dari Posko Pemantauan Covid-19 di Kecamatan Aimere Kabupaten Ngada, misalnya bila ditemukannya Pelaku Perjalanan dari Tempat Terjangkit (P2T2) yang hendak ke Nagekeo.

“Misalnya mereka dari barat, di Aimere itu pasti mereka sudah cek dan mereka lapor ke kita dan malam itu kita tunggu dan besok paginya baru kita urus” katanya.

Sementara itu, di Pos Perbatasan pemantauan Covid-19 di Desa Rowa, Kecamatan Boawae dan Desa Aewoe Kecamatan Mauponggo, petugas medis ditempat itu mengatakan, selama bertugas, mereka mengatakan belum mengahadapi tantangan yang cukup berarti. Khususnya urusan logistik untuk mendukung aktivitas penjagaan dari pemerintah Kabupaten Nagekeo, hingga saat ini masih dirasa cukup.(**)

[zombify_post]