Peserta Program Kemendikbud MBKM : SD Negeri Dufo Bakal Jadi Laporan Penelitian Di Kemendikbud, Ada Apa ?

  • Bagikan
Peserta Program Kemendikbud MBKM : SD Negeri Dufo Bakal Jadi Laporan Penelitian Di Kemendikbud, Ada Apa ?

Liputan4.Com, Maluku Utara – Fajar Kaimudin mahasiswa asal Universitas Muhammadiyah Buton, yang juga merupakan salah satu Peserta Program Kemendikbud yakni, Merdeka Belajar Kampus merdeka (MBKM), saat ini tengah merampungkan beberapa data dengan kriteria 3 T (terluar, terdalam, terpencil ). Untuk dijadikan bahan laporan penelitiannya ke Kemendikbud.

Diketahui, dirinya diutus di SD Negeri Dufo Kabupaten Pulau Taliabu untuk mengajar serta memantau keadaan sekolah. Alhasil yang ia temukan adalah minimnya sarana prasarana bangunan sekolah, minimnya fasilitas ajar, serta keadaan tenaga pendidik yang ada disekolah tersebut.

Dalam keterangannya SD negeri Dufo adalah contoh kecil ketertinggalan sistem pendidikan di Kabupaten Pulau Taliabu, mulai dari minimnya fasilitas ajar, serta minimnya sarana prasarana sekolah yang berdampak pada hasil belajar peserta didik.

“Alhamdulilah walaupun belum maksimal, tapi sudah ada beberapa data serta dokumentasi yang sudah di muat dalam laporan penelitian saya. Semoga laporan penelitian ini bisa menjadi evaluasi kinerja Kemendikbud melalui Program yang sedang saya laksanakan,” tutur fajar.

Sekedar menggambarkan kondisi sekolah yang seadanya, membuat dirinya merasa iba dengan fasilitas penunjang pendidikan di Taliabu.

” Tidak adanya akses listrik, keadaan medan jalan menuju ke sekolah, tidak adanya Air bersih, bangunan sekolah yang terdiri dari dinding papan kayu dan atap Rumbia/Daun Sagu, serta sekolah yang hanya terbagi menjadi dua kelas Memang sangat miris, apalagi dengan keadaan bangunan sekolah tanpa sanitasi (WC/Kamar mandi). Itu semua akan berdampak pada motivasi belajar siswa, serta ketidak maksimalan tenaga pendidik dalam menerapkan kurikulim kita saat ini, ” jelasnya.

Dirinya berharap dengan adanya laporan penelitian tersebut SD negeri Dufo serta Sekolah – sekolah lainnya bisa menjadi perhatian khusus oleh Kemendikbud.

“Saya berharap semoga dengan adanya laporan tersebut SD Negeri Dufo menjadi Perhatian langsung dari pusat tentu saja melalui dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu,”harapnya.

Untuk diketahui, laporan penelitian program kemendikbud MBKM akan dikirim melalui enam tahapan, 3 kali dalam sebulan yaitu pada bulan Mei, Juni, dan Juli 2021.

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur