Perusuh di PN Bulukumba Kena Tembak, Dicky: Sah-Sah Saja

MAKASSAR – Sidang lanjutan kasus pembunuhan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Bulukumba kemarin berakhir ricuh.

Puluhan keluarga korban berusaha memukul para terdakwa yang dijaga ketat oleh kepolisian.


Keluarga korban yang emosi tak menghiraukan kepolisian. Aksi dorong polisi dengan keluarga korban tak terhindarkan. Beberapa kali tembakan peringatan dikeluarkan oleh aparat kepolisian.

Tak berselang lama, ada salah satu keluarga korban berdarah di bagian kakinya. Diketahui ia bernama Irwan (39), diduga telah menjadi korban tembakan saat terjadi kericuhan.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani pun angkat bicara terkait kasus tersebut.

Katanya, Pengadilan Negeri adalah lembaga hukum yang patut kita hormati dalam menyelesaikan seluruh perkara hukum.

Siapapun yang bertindak anarki atau menganggu ketertiban di pengadilan akan di tindak tegas.

“Tindakan tegas yang dilakukan oleh Polri dalam rangka mencegah jangan sampai terjadi kericuhan yang meluas di lembaga peradilan,” jelas Dicky Sondani.

Menurutnya, penembakan terhadap pelaku kericuhan sah-sah saja dilakukan oleh aparat kepolisian demi menjaga ketertiban.

“Kita lihat polisi Amerika menangani aksi anarki, langsung ditembak. Standar kepolisian di seluruh dunia sama. Tindakan kepolisian dilindungi UU dan konvensi PBB,” tutupnya.