Pembangunan Masjid Terapung Desa Wayo Jadi Temuan BPK 2019

Pembangunan Masjid Terapung Desa Wayo Jadi Temuan BPK 2019

Liputan4.Com, Maluku Utara – Pekerjaan Pembangunan Mesjid Terapung Desa Wayo yang dilaksanakan oleh CV SBU berdasarkan Kontrak Nomor 602.2/63.KONS/KONTRAK/PPK/DPU-PR/PT/2019 tanggal 19 Agustus 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 2.406.710.900,00. Masa pelaksanaan selama 127 hari mulai dari tanggal 19 Agustus 2019 sampai dengan 23 Desember 2019.

Pembayaran uang muka 30% atas pekerjaan telah direalisasikan sebesar Rp. 722.013.270,00 berdasarkan SP2D Nomor 01778/SP2D/1.03.01.01/2019 tanggal 13
September 2019.

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik BPK di lapangan bersama dengan Inspektorat Kabupaten Pulau Taliabu serta pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang pada 07 Februari 2020, diketahui bahwa sampai dengan masa pelaksanaan kontrak berakhir, pekerjaan belum selesai dikerjakan oleh kontraktor pelaksana, akan tetapi sebagian
material seperti besi, kerikil dan pasir masih berada di lokasi pekerjaan dan telah dibangun direksi keet serta barak pekerja.

Secara visual terlihat besi tulangan pondasi yang telah dipasang pada rencana lokasi pondasi. Menurut keterangan PPK, terjadi perubahan rencana pekerjaan, sehingga diperlukan kajian melalui review design yang
telah dilakukan oleh PUPR untuk melanjutkan pekerjaan.

Atas permasalahan tersebut, PPK belum memberlakukan ketentuan kontrak kritis. Hal ini bertentangan dengan ketentuan bahwa apabila penyedia terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai jadwal, maka PPK harus memberikan peringatan secara tertulis atau memberlakukan ketentuan kontrak kritis

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply