PPDB KOTA MEDAN 2022

Pastikan Selesai Tepat Waktu, Bupati Pamekasan Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Layang di Kowel

Pastikan Selesai Tepat Waktu, Bupati Pamekasan Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Layang Di Kowel

Liputan4.com, Pamekasan – Pastikan Selesai tepat waktu Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam meninjau langsung Progres pembangunan jembatan layang di Kelurahan Kowel, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur

Jembatan sepanjang 60 meter yang menjadi penghubung antara kelurahan kowel dan kelurahan Gladak Anyar itu ditargetkan rampung pada Februari 2022.


Berdasarkan pantauan Bupati Pamekasan, tampak didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pamekasan, Taufikurrahman, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Amin Jabir, dan jajaran aparatur dari Kelurahan Kowel.

“Jembatan Layang Kelurahan Kowel sudah masuk tahap finishing, akses di sebelah barat jembatan layang akan dilakukan rekonstruksi dan insya Allah akan selesai pada bulan Februari,”kata Bupati Pamekasan

“Nantinya akan diperbaiki dengan cara pengerasan, pavingisasi atau hot mix, masih menunggu kajian dari dinas terkait. Jembatan layang ini tidak hanya untuk akses orang, akan tetapi juga untuk akses barang,” paparnya.

Menurut Mas Tamam akses jalan seperti ini akan terus dibangun oleh pemerintah kabupaten untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat, tidak hanya untuk akses orang, tapi akses barang, becak bisa masuk, roda tiga bisa masuk, kalau mobil belum bisa masuk di sini,” tambahnya.

“Untuk dapat mewujudkan hal tersebut pihaknya akan terus berupaya membangun infrastruktur jembatan di daerahnya yang dapat dilalui roda dua atau roda tiga,”paparnya

“Karena jembatan layang seperti yang sedang dibangun di Kelurahan Kowel belum bisa dilalui kendaraan roda empat,”tuturnya

Pemkab Pamekasan akan menargetkan, setiap tahun ada dua pembangunan jembatan di daerah yang dibangun oleh pemerintah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Misalnya tahun ini ada dua, di Jambringin (Proppo, red) dan di sini

Dia berharap, masyarakat turut menjaga fasilitas yang dibangun pemerintah agar tidak mudah rusak. Jembatan ini bukan untuk pemerintah, tapi untuk masyarakat. Jadi besar harapan kami beberapa hal yang dibangun oleh pemerintah ini bisa dijaga oleh masyarakat.

“Kewajiban Kami berikan fasilitas kepada masyarakat, maka masyarakatlah yang harus bersama-sama melakukan perawatan dan penjagaan agar tidak cepat rusak,”ujarnya

“Kerusakan terjadi seringkali diakibatkan oleh perbuatan manusia itu sendiri, Apabila jembatan yang dibangun itu cepat rusak akibat ulah masyarakat dampaknya pun juga akan dirasakan oleh masyarakat juga,”pungkasnya

Berdasarkan pantauan setelah melakukan peninjauan Bupati ramah dan murah senyum ini langsung melakukan blusukan mengunjungi serta menyerahkan bantuan sosial kepada 28 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di kelurahan Gladak Anyar.

Setelah itu Bupati beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju kecamatan Kadur untuk menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga yang rumahnya rusak akibat puting beliung. (Adv)

Print Friendly, Pdf & Email