PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Menko PMK RI, Dorong Masyarakat Banua Menumbuhkan Budaya Baca dan Cerdas Dengan Bantuan Teknologi Informasi

  • Bagikan
Menko PMK RI, Dorong Masyarakat Banua Menumbuhkan Budaya Baca dan Cerdas Dengan Bantuan Teknologi Informasi
Menko PMK RI, Dorong Masyarakat Banua Menumbuhkan Budaya Baca dan Cerdas Dengan Bantuan Teknologi Informasi
Menko PMK RI  Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P,  saat menerima kartu kartu anggota perpustakaan yang diserahkan Kadispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie M.AP (Poto Aduy)

Liputan 4.com, Banjarmasin – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P, mengapresiasi langkah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan yang berhasil membawa Kalsel menjadi provinsi dengan Indeks Pembangunan Literasi (IPL) terbaik di Indonesia.

“Ini merupakan pencapaian yang luar biasa, di mana Indeks Pembangunan Literasi Kalsel tertinggi di Indonesia mencapai 48,7 persen. Ini semua tidak lepas dari semangat pemimpin birokrasi dengan semangat kinerja yang besar,” ujar Muhadjir.

Dia menilai, tingginya nilai Indeks Pembangunan Literasi menandakan masyarakat Banua memiliki minat baca yang tinggi, dan tentunya hal tersebut akan berdampak positif pada perkembangan dan kemajuan pendidikan di Kalsel.

Kunjungan Menko PMK RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P, ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan didampingi Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, Muhammad Syarif Bando, Kepala Perpunas RI dan Deni Kurniadi, Deputi pengembangan sumber daya Perpunas RI, Rabu (4/8) siang.

Kedatangan Menko PMK RI dan rombongan disambut hangat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan Dra Hj Nurliani Dardie M.AP dan jajaran.
Rombongan langsung dibawa menuju ruang perpustakaan umum, Disana, Menko PMK tidak lupa berinteraksi dengan pengunjung.

Kedatangan mereka selain memberi apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel juga bakal menyerahkan secara simbolis bantuan Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) serta meluncurkan Pojok Baca Digital.

Muhadjir berpesan “agar masyarakat memanfaatkan betul perpustakaan yang sangat bagus dan refresentatif ini, agar dapat meningkatkan kegemaran membaca di manapun dan kapanpun,” pesannya.

Hal senada diungkapkan Penjabat Gubernur Kalsel Safrizal ZA, yang memuji dan mengajak masyarakat untuk bersama meningkatkan kegemaran membaca.

“Manfaatkan fasilitas yang disediakan, baik secara langsung maupun digital, melalui eKalsel,” beber Safrizal.

Selain itu Kapolres Banjarbaru sebagai perwakilan penerima bantuan Pocadi ( Pojok Baca Digital) dan Kepala BPSDMD Prov Kalsel diundang karena terkait sebagai pelaksana PKN II Angkatan VIII Tahun 2021, serta terkait dengan Proper SMS Dara Mengaca.

Dan Bupati Tabalong dan Kadispersip Tabalong menerima bantuan MPK Tahun 2021 yang akan diserahkan Menko secara simbolis.

Di kesempatan ini, Menko PMK RI dan Deputi pengembangan sumber daya Perpunas RI, juga berkenan menjadi anggota Perpustakaan Palnam, hingga membuat kartu anggota, yang dapat digunakan untuk meminjam buku.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, Hj Nurliani Dardie M.AP mengatakan, semua pencapaian tidak terlepas dari kerja sama yang baik dengan semua pihak, mulai dari stakeholder, media, serta lintas komunitas seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

Dan Pencapaian ini juga tidak lepas dari sinergi yang dibangun Dispersip Kalsel dengan beberapa instansi seperti Polda, Korem, hingga Lapas atau Rutan dan lainnya.

Dengan anggaran belanja yang banyak/besar menjadi terbaik mungkin wajar. Tetapi dengan anggaran sedikit IPL justru terbaik/tertinggi se-Indonesia.

Itulah istimewanya Dispersip Kalsel dengan Bunda Nunung, sapaan akrab Kadispersip Kalsel sebagai Komandonya anggaran sedikit tapi tetap melesat. Semua itu berkat langkah cerdas Bunda Nunung. Dengan anggaran sedikit bisa menjadi terbaik se Indonesia itu yang harus diacungi jempol.

Bunda Nunung pun tidak ingin berpuas diri dengan apa yang telah diraih, dan berkomitmen untuk terus meraih capaian yang lebih baik.

“Kami akan tetap konsisten dalam menjalankan visi-misi Kalsel cerdas dengan tetap memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” tutup Bunda Nunung.

Seperti diketahui, Ketika Rakornas, Kalsel memiliki IPL tertinggi di Indonesia dengan angka 48,7 urutan kedua Provinsi Bangka Belitung 28,83, ketiga Gorontalo 28,18, disusul Kalimantan Timur (Kaltim) 20,78 dan DKI Jakarta dengan angka 18,91.
(D/L4)

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan