Kesatuan Pengelolaan Hutan  (KPH) Bulu Saraung Melaksanakan Sosialisasi Perhutanan Sosial

Kesatuan Pengelolaan Hutan  (Kph) Bulu Saraung Melaksanakan Sosialisasi Perhutanan Sosial

Liputan4.com MAROS-Kesatuan pengelolaan Hutan (KPH) Bulusaraung  melaksanakan kegiatan sosialisasi perhutanan sosial untuk masyarakat Desa Bonto Somba dan Bonto Manurung Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros.

Kepala Kesatuan pengelolaan Hutan (KPH) Bulusaraung  Ir. H. Muhammad Junan, S.Hut, menjelaskan regulasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (KLHK) terkait pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) diantaranya: Getah Pinus, Aren, Damar, Rotan, Madu dan lainnya terkait Prosedur, Kelembagaan dan tata niaganya melalui Skema Perhutanan Sosial mengacu kepada Peraturan Menteri No. 9 Tahun 2021.


Hadir dalam sosialisasi ini sejumlah Tokoh Masyarakat, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) beserta pengurusnya. antusiasme audiens terlihat sangat baik dalam pertemuan ini.

Kesatuan pengelolaan Hutan Bulusaraung (KPH) sebagai Leading Sektor dalam hal ini bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan Kawasan Hutan tentunya harus bersinergi dengan seluruh Stake Holder, Unsur Muspika, Aparat Desa serta masyarakat dalam kawasan hutan yang menerima manfaat langsung dari segi ekonomi sehingga tercipta pengelolaan hutan secara lestari, masyarakat sejahtera berdasarkan Undang-undang dan peraturan yang berlaku.

“Rambu-rambu yang merupakan aplikasi dari peraturan yang ada inilah yang kami tekankan mengingat topografi Tompobulu sangat vital sebab merupakan Kawasan Hutan yang berfungsi secara ekologis untuk Kota Maros dan Kota Makassar yang berada di Hilir”ujar Junan

Penguatan ini diamini oleh Camat Tompobulu sekaligus PLT Desa Bonto Manurung Yusriadi Arif, S.S, beliau menghimbau masyarakat di Dua Desa untuk menaati peraturan yang berlaku “Hendaknya semua warga menaati peraturan yang berlaku demi kelestarian lingkungan, melalui sosialisasi inipula saya ucapkan Terima Kasih kepada Kesatuan pengelolaan Hutan Bulusaraung (KPH) beserta jajarannya yang telah turut serta mengedukasi masyarakat Desa Bonto Manurung dan Desa Bonto Somba” Tutup Yusriadi

Print Friendly, Pdf & Email