Kapolres Sukabumi Kota pimpin apel Launching program polisi

Kapolres Sukabumi Kota Pimpin Apel Launching Program Polisi

Liputan4.com| Sukabumi – Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY. Zainal Abidin, S.I.K. memimpin Apel launching Program Polisi Ngajagi Wargi, di halaman Terminal Tipe-A Kota Sukabumi Jl. Lingkar Selatan Kec. Baros Kota Sukabumi, Senin (22/11/2021)

Hadir dalam kegiatan Apel dalam rangka Program Polisi Ngajagi Wargi ini, diantaranya Waka Polres Sukabumi Kota, Para Kabag, Para Kasat, Para Kapolsek Jajaran, Para Perwira, Korsatpel Terminal Type A Kota Sukabumi dan Personel Polres dan Polsek Jajaran Polres Sukabumi Kota.


Adapun Susunan acara diawali dengan Penghormatan Peserta Apel, Laporan Komandan Apel, Penyematan Rompi Kepada Perwakilan, Arahan Pimpinan apel, Pembacaan Do’a, Laporan Komandan Apel , Perhormatan Peserta Apel dan diakhiri dengan pengecekan kendaraan dinas oleh pimpinan apel.

Dalam wawancara Kapolres Sukabumi Kota mengatakan “Pagi Hari ini Polres Sukabumi Kota melaunching Program Polisi Ngajagi Wargi ini, merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kapolda Jabar yang baru, untuk meningkatkan selalu kehadiran ditengah – tengah masyarakat, maka sebagai tindak lanjut ini kami melaunching kegiatan program ini, “Katanya.

Tujuan utamanya adalah yang pertama meningkatkan “Kualitas dan Kuantitas” Kehadiran Polisi di Masyarakat, terutama untuk Polisi yang berseragam, kemudian yang kedua bersama-sama dengan masyarakat menjaga situasi Kamtibmas yang ada, dengan kehadiran Polisi dimasyarakat maka kemudian itu memiliki “efek deterrent” efek singkat terhadap prilaku kejahatan yang ada , dan kemudian yang ketiga tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pelayanan yang di berikan oleh pihak Polres Sukabumi Kota kepada masyarakat dalam setiap aktivitas kegiatan masyarakat yang ada, baik itu di tempat ibadah, di kawasan tertentu kemudian terkait dengan Protokol Kesehatan yang ada juga, ” bebernya.

Ia menegaskan bahwa yang kita jaga itu “orangnya , aktifitasnya beserta harta bendanya”. Jadi seluruh aktivitas kita, masyarakat tetap harus kita perhatikan dan amankan, termasuk juga pada saat di jam-jam “rawan” tertentu terkait dengan aktivitas munculnya gangguan kamtibmas yang ada di masyarakat, “Tegasnya.

( edis wijaya )