Ini Penjelasan Nurus Salam Terkait Syarat Pencalonan Pada Pilkades Serentak 2021

Ini Penjelasan Nurus Salam Terkait Syarat Pencalonan Pada Pilkades Serentak 2021

Liputan4.com, Sumenep-Pemilihan serentak Calon Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tahun 2021 minimal dua orang dan maksimal 5 orang. Serta pada pemilihan tersebut harus mengikuti peraturan yang sudah ditentukan.

“Hal itu diatur secara teknis dalam Peraturan Pusat (PP) undang-undang nomor tahun nomor 6 tahun 2014, nomor 43 tahun 2014 dan PP 47 tahun 2015,” terang Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Nurus Salam, Rabu (27/1/2021).


Pihaknya juga menjelaskan, apabila calon Kepala Desa (Kades) melebihi dari lima orang, maka akan dilakukan seleksi tambahan yang diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) setempat. “Perbup nomor 54 Tahun 2019,” ungkapnya.

Tambahnya, Peraturan Bupati (Perbup) itu ada perubahan scoring yang mengatur tentang nilai bagi calon kepala desa yang hendak berkompetisi. Calon Kepala Desa yang bobot awal sebanyak 14, saat ini masih ditetapkan sebagaimana yang semula. Ketua BPD ditetapkan 7, anggota DPRD, TNI dan Kepolisian menjadi nilai 9.

“Anggota BPD, perangkat desa dan pensiunan diangka paling bawah sebanyak 5 point. Sedangkan tingkat pendidikan diatur dengan porsi 40 dan usia minimal 25. Sehingga akumulasi menjadi 100 dengan bobot 70 persen,” jelasnya.

Uji kepemimpinan akan memiliki bobot 30 persen. Dengan rincian, tes tulis 10 dan tes wawancara sebanyak 20 persen. 

“Sehingga total scoring diatas dan dibawahnya menjadi 100 persen,” ujarnya.

Jika tidak memiliki pengalaman dalam Pemerintahan Desa (Pemdes), masih mempunyai kesempatan maju sebagai Calon Kepala Desa (Cakades).

“Pasti punya scoring. Sebab dari segi usia, pendidikan dan tes wawancara juga diatur. Tidak mungkin scoring itu 0 persen,” tegasnya.