"MARI SIAPKAN JIWA RAGA UNTUK MENJEMPUT KEAGUNGAN LAILATUL QADAR DAN KITA SEMUA MENJADI PILIHANNYA UNTUK MENDAPATI RAHMAT DAN MAGFIRAH-NYA DAN KEMBALI MENJADI HAMBA YANG DIKASIHI. MARHABAN YA RAMADHAN.""JIKA HATI SEPUTIH AWAN, JANGAN BIARKAN IA MENDUNG. JIKA HATI SEINDAH BULAN, HIASI DENGAN SENYUMAN. MARHABAN YA RAMADHAN. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN. SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA."

FKMPP Datangi Kejaksaan, Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Tandon Oleh Kepala BPBD Pamekasan

  • Bagikan
FKMPP Datangi Kejaksaan, Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Tandon Oleh Kepala BPBD Pamekasan

LIPUTAN4.COM, PAMEKASAN – Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Pamekasan oleh Forum Kajian Mahasiswa dan Pemuda Pamekasan (FKMPP), Selasa (03/11/2020)

Hal tersebut berkaitan dengan dugaan Mark Up anggaran pengadaan tandon kecil dalam program Penaggulangan Bencana Covid-19 dengan Pagu anggaran Rp.4,509,500,000.00,- (Empat Milyar Lima Ratus Sembilan Juta, Lima Ratus Ribu Rupiah) sebanyak 1555 (Seribu Lima Ratus Lima Puluh Lima) Unit Tandon dan Penyangganya, dengan Realisasi Rp.4,437,000,000.00,- (Empat Milyar Empat Ratus Tiga Puluh Tujuh Juta Rupiah) sebanyak 1530 (Seribu Lima Ratus Tiga Puluh) Unit Tandon, pada Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) tahun 2020

Umar Faruq, Ketua Forum Kajian Mahasiswa dan Pemuda Pamekasan (FKMPP) Kabupaten Pamekasan kepada wartawan mengatakan, Pengadaan tandon tersebut diduga sarat korupsi

“Kami menduga ada Mark Up anggaran pada Pengadaan Tendon dengan harga per-Unit Rp. 2,900,000 sesuai Perpres 54 Tahun 2010 Pasal 6 Menghindari dan Mencegah Pemborosan Keuangan Negara Dalam Pengadan Barang dan Jasa

Perencanaan Pengadaan Tandon yang terkesan asal-asalan sehingga memakan banyak biaya.” Ungkapnya

“Ini terkesan hanya untuk bagi-bagi Kue Anggaran kepada pihak ketiga,” Sambungnya

Lebih lanjut Umar menjelaskan, Laporan tersebut merupakan bentuk lanjutan dari aksi demo yang pernah digelar sebelumnya di depan Kantor BPBD Pamekasan.

“Ini karena kami pernah melakukan aksi beberapa waktu lalu, saat itu kami minta kepala BPBD menemui kami untuk menjelaskan pada kami terkait rincian pengadaan tandon tersebut, namun sayang mereka enggan menemui kami,” Terang Umar

“Saat aksi, kami berjanji jika tidak ditemui maka kami akan melaporkan temuan tersebut pada pihak kejaksaan, dan hari ini kami resmi melaporkan, dan Alhamdulillah berkas laporan sudah kami serahkan,” Imbuhnya

Umar menegaskan, pihaknya akan terus mengkawal persoalan tersebut sampai ke akar akarnya. Selanjutnya kita tunggu hasil pengembangan, kita percayakan proses selanjutnya pada pihak berwenang.

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan

Channel Liputan4 TV – Live News

Desa Bumi daya Dalam Pengelolaan Bumdes patut di jadikan percontohan

38
0
0

Peresmian Usaha Unit Bumdes Maju Bersama Oleh Camat Palas Program one Village one outlet

21
0
0

Trobosan Baru Budidaya Udang Dengan Air Tawar Di Palas

71
0
0

Kegiatan Soft Opening Wisata Pantai Muara Indah Suak

35
1
0