PASPARAWI XIII SE-TANAH PAPUA

Dinas P3A Jeneponto Kembali Paparkan Program PATBM Di Depan Perwakilan Dua Desa

Pewarta: Basir Hasgas Topik: Jendela Birokrasi, Sulawesi Selatan
  • Bagikan
Dinas P3A Jeneponto Kembali Paparkan Program PATBM Di Depan Perwakilan Dua Desa

Liputan4.Com, Jeneponto_ Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Dan Anak (P3A) kabupaten Jeneponto kembali sosialisasikan program pembentukan dan pengembangan model perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM).

Tidak main-main kabid PPA Ir.Hj. Rahmi Tompo,M.Pd yang akrab disapa karaeng Memang hadirkan pemateri dari Dinas DP3A Dalduk-KB provinsi sul-sel ibu Suryanarni Sultan ,S.Km, M.Ph. untuk paparkan program ke masing-masing perwakilan Desa.

“Suryanarni paparkan bagaimana peran serta masyarakat dalam perlindungan anak di lingkungan sekitar, menurutnya banyak nya kasus yang menimpa anak-anak  dikarenakan kurangnya pengawasan dan kesadaran peran masyarakat dalam melindungi anak-anak secara bersama-sama.

Hj. Rahmi yang di temui di ruang kerjanya mengatakan program PATBM ini sudah terbentuk (tersosialisasi) di lima Desa dan hari ini di tambah dua desa yakni Desa Anrungkeke yang di wakili pejabat Desa, serta Desa Maero Bontoramba yang di wakili Ketua PKK Desa Maero .

Kabid PPA menambahkan program ini sudah lama di sosialisasikan, kami sesusaikan anggaran dalam tahapan ini, kita upayakan semaksimal mungkin tuntaskan ke semua Desa agar kesadaran masyarakat dalam mencegah dan melindungi anak bisa dipahami secara luas, ” ucap Ibu Kabid.

Peran dan fungsi Dinas Perlindungan Perempuan dan anak seharusnya terkonsolidasi ke semua pihak atau OPD terkait, menurut komunitas LENTERA harusnya pemda Jeneponto serius dalam melindungi generasi penerus, pentingnya menyelamatkan masa depan anak merupakan tanggung jawab bersama stakeholder Daerah.

” Perhatian terhadap perlindungan anak sangat penting, harusnya ini menjadi perhatian khusus pemda untuk fasilitasi instansi terkait baik dari segi anggaran maupun fasilitas sosialisasi, saya lihat ini agak minim anggaran dan fasilitasnya,” ucap Direktur Lentera Turatea.

Print Friendly, PDF & Email
  • Bagikan