“Arogan” Berlagak Cowboy” Diduga Lecehkan Wartawan Dan Lsm, Kades Kerjen Terancam Dilaporkan

LIPUTAN4 KEDIRI 07/05/20
Di duga Lecehkan Profesi Wartawan dan lsm Oknum Kades kerjen kecamatan srengat kab,blitar,dengan statmennya”tidak perduli,kalian itu polisi,lsm atau wartawan saya “SIKAT” kalau tidak prosedural ucap kades

&Quot;Arogan&Quot; Berlagak Cowboy&Quot; Diduga Lecehkan Wartawan Dan Lsm, Kades Kerjen Terancam Dilaporkan


Sikap arogan dan jumawa Kades kerjen sungguh sangat disayangkan oleh beberapa ketua lsm dan kabiro media, kades kerjen dimana dirinya diduga melecehkan profesi Wartawan dan LSM dengan kata “SIKAT” dengan nada keras, profesi wartawan dan LSM adalah mitra untuk pemerintahan.

Ucapan Kepala Desa kerjen seakan akan lsm dan wartawan itu penjahat,atau tukang pembuat onar, apakah kades kerjen tidak paham kalau tupoksi lsm dan wartawan itu control sosial.

Dalam pertemuan dengan awak media dan lsm, kades kerjen dengan arogan mengulang sampai ketiga kalinya “tidak peduli sampean polisi lsm atau wartawan saya ‘SIKAT” kalau tidak prosedural,.

dengan posisi bicara, seakan akan rekan rekan media dan lsm adalah penjahat atau pembuat onar.apakah sikap pejabat publik sekelas kepala desa tidak punya etika, sempat terjadi perdebatan antara kades dengan salah satu lsm gerak indonesia rifai dan agung LSM ijs(Indonesian justice society).

yang mempertanyakan kata kata”SIKAT” kades kerjen itu maksudnya apa….? Karena rekan rekan lsm dan wartawan ke kantor desa tersebut hanya meminta untuk dimediasi dengan warganya yang berprofesi bidan,yang diduga ada kasus penipuan dengan salah satu teman lsm ijs kediri.

dan rekan media sa’at itu sebatas mencari informasi untuk melengkapi pemberita’an Apakah itu salah ucap rifai ketua lsm gerak indonesia,

karena kata kata “SIKAT” bisa dikonotasikan kasar dihadapan orang banyak,tak sepatutnya seorang pablik figur(kepala desa)berkata seperti itu, ini sungguh mencederai insan lsm dan wartawan di seluruh negeri ini bukan hanya dari wil kediri saja.

Wartawan dari media Aksaratimes.com Saiful juga merasa sangat direndahkan profesinya oleh Kades kerjen tersebut.

“Kades kerjen tersebut, sudah tiga kali ini melecehkan profesi wartawan dan lsm, bukan terhadap diri pribadi saya Rifai LSM gerak indonesia saja tapi pada semua rekan rekan seprofesi wartawan dan LSM di seluruh negeri ini,ucap Rifai.

“Saya mengecam keras kata-kata kades kerjen tersebut, karena saya bukan lsm abal-abal,Saya punya legalitas yg jelas. ucapan Kades tersebut di pertanggung jawabkan, saya akan laporkan ke dinas terkait”tegas Rifai ke wartawan media LIPUTAN4

Dalam konteksnya ucapan Kades kerjen sudah masuk perbuatan yang tidak menyenangkan dan dilakukan dengan sengaja ber ulang-ulang sebanyak tiga kali,kepada rekan rekan wartawan dan lsm yang sebatas mencari informasi di kantor desa kerjen ucap rifai

  • Ke aroganan oknum Kades kerjen tersebut sungguh sangat kita sesalkan, beliau yang seharusnya menjadi panutan masyarakat.ini malah sebalikny memberi contoh yg kurang baik, Ucapan kades tersebut patut kita mintai pertanggung jawabanya terang bang ipul

tidak menuntut kemungkinan dari ucapan nya”SIKAT” itu akan membuat geram seluruh Wartawan dan lsm di seluruh belahan penjuru negeri ini.

Dari pihak kepala desa kerjen melalui sambungan wa sudah meminta ma’af terkait statmennya, tapi ini bukan menciderai kami pribadi atau perseorangan saja, ini sudah menciderai seluruh profesi LSM dan wartawan, jadi tetap akan kita proses dengan prosedural terkait statmen “SIKAT”pak kades.(RIF)