Apel Dan Monitoring Operasi Yustisi Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan

Apel Dan Monitoring Operasi Yustisi Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan

Liputan4.com, Palembang – Kamis 17 September 2020 bertempat di halaman Monpera Palembang Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM memimpin Apel dan Monitoring Pelaksanaan operasi yustisi dalam rangka penegakkan disiplin protokol kesehatan.

Pada apel tersebut diikuti oleh seluruh komponen yang terlibat dalam operasi yustisi ini yaitu Kapolrestabes Palembang, Dandim 0418/Palembang, Kasat Pol PP, Ketua Lintas Aktivis Antar Generasi Indonesia , Ketua Ikatan ALumni Universitas Katolik Musi Charitas, beserta jajaran masing-masing.


Dalam amanatnya Kapolda Sumatera Selatan mengatakan ” Presiden sudah menginstruksikan kepada kita Polri, TNI, dan Pemda untuk merangkul bersama-sama dengan stakeholder dan masyarakat untuk segera mengambil langkah-langkah tegas terhadap pelanggaran protokol kesehatan dan di sumsel kita sudah memiliki peraturan gubernur, di kota Palembang sudah ada peraturan walikota serta di beberapa daerahjuga sudah dibuat peraturan lainnya”.

Selanjutnya beliau juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak yang ikut serta dalam operasi yustisi ini dan operasi ini bukan hanya di kota Palembang tetapi serentak dilakukan di seluruh Indonesia.

Apel Dan Monitoring Operasi Yustisi Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan
                              Kapolda Sumsel Bersama Pelaksana Operasi Yustisi

“Kita semua adalah pelayan masyarakat, kita layani masyarakat dengan baik.Kita Ingatkan dan kita edukasi masyarakat bahaya covid 19 dengan pendekatan humanis, yakinlah niat baik akan diridhoi oleh Allah dan menjadi ladang pahala bagi kita” imbuh jenderal Polisi Bintang Dua ini.

Dalam kegiatan yustisi hari ini Sekretaris Daerah Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si mengatakan ” Hari ini kita laksanakan penegakkan disiplin atas perwali yang sudah diterbitkan, kita lakukan razia masker di beberapa titik di kota Palembang dan bagi yang melanggar kita bawa ke halaman Monpera untuk dilakukan sidang yustisi di tempat”.

Untuk pemberlakukan sanksi bagi pelanggar yang tidak memakai masker yaitu antara sanksi sosial berupa pembersihan sampah, dan sanksi denda yaitu sebesar 100 ribu rupiah dan tertinggi 1 juta rupiah.

Apel Dan Monitoring Operasi Yustisi Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan
                                    Pemakaian Masker Bagi Pelanggar

Dalam kesempatan ini Sukma Hidayat, SE mengatakan ” Kami dari Lintas Aktivis Antar Generasi Indonesia dan Ikatan Alumni Univeristas Katolik Musi Charitas juga dilibatkan dalam acara ini sebagai peran serta dari bagian masyarakat dalam penegakkan protokol kesehatan, serta pada kami kesempatan ini juga kami memberikan langsung masker kepada masyarakat yang terkena sanksi dalam operasi yustisi ini”.

Operasi ini akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan maka untuk itu diharapkan kepada masyarakata kota Palembang agar dapat mematuhi protokol kesehatan sesuai peraturan walikota Palembang.