Apa Tanggapan Air Ledeng Keruh Dari Pihak PDAM OKU Dan Anggota DPRD OKU Mirza Gumay S.Ip

  • Bagikan
Apa Tanggapan Air Ledeng Keruh Dari Pihak PDAM OKU Dan Anggota DPRD OKU Mirza Gumay S.Ip

Liputan4.com.sumatera selatan – Baturaja, Beredarnya video berdurasi 1 menit 24 detik dikalangan masyarakat OKU terutama melalui Wa terkait air PDAM yang terlihat keruh atau berwarna kecoklatan yang keluar dari kran pipa ledeng dan ditampung dalam ember biru, dalam video tersebut jelas sekali terlihat mengucur air dari PDAM Tirta Raja Kota Baturaja Kabupaten Oku Propinsi Sumatera Selatan pada hari Kamis, (27/05/2021)

Apa Tanggapan Air Ledeng Keruh Dari Pihak PDAM OKU Dan Anggota DPRD OKU Mirza Gumay S.Ip

Dalam video berdurasi 1menit 24 detik terdengar suara dari Mirza Gumay S.Ip Anggota DPRD OKU mengatakan, ” inilah air PDAM Ogan Komering Ulu instalasi Bakung, bagaimana air di sungai ogan begitu juga yang keluar dirumah rumah masyarakat, air tidak layak apalagi untuk minum, untuk mencuci dan bersih bersih saja tidak layak, sedangkan masyarakat memerlukan air bersih dan itu hak masyarakat yang dilindungi oleh undang undang, tentunya ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten OKU, ini sudah beberapa kali kita sampaikan pada pihak pemerintah daerah, yang mana PDAM OKU tidak bisa menciptakan air bersih yang layak bagi masyarakat OKU, saya Mirza Gumay Anggota DPRD OKU Fraksi Partai Amanat Nasional, terima kasih,” ujar Mirza Gumay dalam video tersebut

Apa Tanggapan Air Ledeng Keruh Dari Pihak PDAM OKU Dan Anggota DPRD OKU Mirza Gumay S.Ip

H Abi Kusno SE Dirut PDAM Tirta Raja Kabupaten OKU Sumatera Selatan saat dikonfirmasi oleh awak media Liputan4.com diruang kerjanya pada hari Kamis, (27/05/2021) terkait beredarnya video air PDAM yang keruh, dimana air PDAM tersebut bersumber dari Unit Pendistribusian Bakung kecamatan Baturaja timur dalam hal ini menjelaskan,” lihatlah kondisi air sungai kita kualitasnya, diluar aturan dan sudah diluar jangkauan kita, sumber air baku itu sudah diluar kemampuan kita untuk mengelola, tapi kami juga dalam mengelola air tetap selalu berusaha semaksimal mungkin,” ujar H Abi Kusno SE

“Artinya kalau kami dari pihak PDAM jika dituntut kualitas air yang dituntut pelanggan bisa saja, tapi tidak mencapai 50 persen kapasitas hasil air yang dapat kita produksi dan pada akhirnya pelanggan yang lain kekurangan air, sementara jika kami penuhi itulah hasilnya dan masalah terlepas air Keruh PDAM yang dihasilkan dari Unit Bakung telah viralkan kami terima itulah kondisi yang terjadi dilapangan, kalau dipengelolahan boleh dilihat dan diperiksa ditempat produksinya bagaimana pengelolahannya, namanya dilapangan sekarang ini mungkin adanya pengendapan, apalagi kondisi air sungai sekarang sedang keruh, mungkin ada yang lolos pada saat air sungai naik, namun kami tetap berusaha untuk menghasilkan air PDAM sesuai Standarnya,” tutur H Abi Kusno SE

“Kalau kurangnya tawas atau zat penjernih air sebetulnya tidak, kami bahkan selalu upayakan kalau ada unit yang tidak mampu mengelola produksi dengan kondisi air sungai yang keruh, lebih baik kami off produksinya, bahkan PDAM UP Tanjung baru pun kami matikan seharian dan kami juga berterima kasih atas krtikannya, dalam hal ini akan menjadi koreksi kami dari pihak PDAM OKU,” pungkas H Abi Kusno SE

Ditempat yang sama Yasdi Koordinator UP Bakung PDAM OK turut mengatakan,” terkait keluhan air keruh didaerah Bakung, kami juga lagi cari tahu dan banyak juga masyarakat pelanggan dan LSM yang datang ke tempat produksi di UP Bakung, dan saat dicek air PDAM yang di produksi hasil air bening, dan mungkin juga air keruh yang keluar akibat endapan di pipa yang lalu lalu, tapi kalau untuk produksi air PDAM itu sendiri, Alhamdulilah sampai saat ini masih mengikuti standar kerjanya dan kalau memang tidak mampu kami kelola makanya kadang kami Off kan atau matikan, makanya terkadang pelanggan ribut tidak dapat terpenuhi kebutuhan airnya, dan itulah kendala kami jika dipaksakan air PDAM yang dihasilkan akan menjadi keruh,”terang Yasdi

Mirza Gumay S.Ip Anggota Dewan DPRD OKU dari Fraksi Parta PAN saat dihubungi melalui pesan Wa pribadinya pada hari Jum’at, (28/05/2021) mengatakan,” secara teknis penjelasan dari H Abi Kusno SE selaku Dirut PDAM Tirta Raja tidak Logis, seharusnya akuo saja bahwa kemampuan kapasitas WTP (Water Treatment Plan) itu sudah tidak memadai, kelalaian selama ini alokasi anggaran tiap tahun yang cukup fantastis pengadaan jaringan oleh PU bukan PDAM, semestinya PU prioritaskan WTP untuk Proses penjernihan, tidak ada endapan atau korosi seperti yang dikatakab Dirut PDAM itu tidak sesuai,” pungkas Mirza Gumay

Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
1
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
1
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan