Kampar, Riau. Liputan4.com – Meluapnya Cruid Palm Oil (CPO) dari kompleks perusahaan PKS terantam PTPN IV Palmco Regional III. (BUMN). Dilokasi tempat kepenampungan limbah, terlihat minyak CPO puluhan ton mengampung membeku dipermukaan kolam limbah.
Kuat dugaan, CPO sengaja dibuang karena rendamen tidak baik saat pengolahan atau memang saluran isolasi yang terhubung dari tangki minyak timbun CPO ada kebocoran hebat sehingga disepanjang parit aliran pembuang limbah minyak yang masih mentah itu mengalir ke kolam limbah.
Peristiwa tumpahnya CPO milik BUMN tersebut, diduga akibat adanya kelalaian pekerja tidak profesional apalagi pengawasan tidak maksimal dari pihak manajemen PKS kebun terantam, sehingga kejadian ini sangat merugikan besar perusahaan.
Penyebab belum diketahui pasti, dugaan sementara mungkin ada saluran isolasi pecah dan katup penyaringan yang disebut penahan pembuangan Crude palm Oil ( CPO) di PKS tersebut atau memang sengaja dibuang karena mutu rendemen Crude palm Oil tidak baik sehingga dibuang, namun belum diketahuinya pasti, tetapi yang jelas CPO terlihat terbuang membeku dipermukaan kolam limbah
Sementara disisi lain, pihak PKS melaui manajemen pemasaran TBS menegaskan, agar memanen buah yang optimum dan menghasilkan minyak kernel yang baik dan tinggi.
Namun apa yang terlihat dilokasi PKS terantam, minyak CPO yang dihasilkan dari buah sawit yang dipenuhi manajemen pemasaran TBS. Malah terbuang buang.
Melihat moment yang tidak baik ini, Liputan4.com mengkonfirmasi Manager PKS terantam melalui pesan Whatsapp Rabu 27/11/2024 14:10 wib. namum bungkam hingga pemberitaan ini tayang kepublik.
Editor:Mgz. Giawa.












