x

ULM Dan Filipina Jalin Kerjasama Secara Intensif Kuliahkan Anak Davao Mindanao

waktu baca 2 menit
Selasa, 18 Apr 2023 22:40 0 445 G. IRAWAN

 

BANJARMASIN – LIPUTAN 4.COM. Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan dan Filipina secara Intensif menjalin kerjasama untuk menguliahkan anak-anak dari Davao di Pulau Mindanao, Filipina dalam Skema Program Pemberian Beasiswa untuk Mahasiswa Luar Negeri.

“Khusus tahun akademik 2022-2023 kemarin ada lima anak dari lulusan Sekolah Indonesia Davao (SID), Filipina yang kuliah di ULM,” ucap Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarmasin, Selasa (18/04/23).

Rektor ULM berharap semoga tahun ini bisa lebih banyak lagi mahasiswa luar negeri termasuk anak-anak Davao bisa kuliah di ULM, seiring terjalinnya kerja sama dengan berbagai negara di kawasan regional Asia Tenggara (ASEAN), “Target kami untuk tahun ini ada 100 Mahasiswa Asing belajar di ULM baik Kuliah Reguler maupun Program Pertukaran Mahasiswa,” ungkapnya.

Diakui oleh Rektor ULM, kehadiran mahasiswa asing tersebut telah memberi warna bagi atmosfer akademik di ULM yang terus berupaya berada di level tertinggi secara nasional sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbaik di pulau Kalimantan,” ucap Rektor ULM.

ULM telah ditetapkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi masuk klaster mandiri alias terbaik bersama 40 perguruan tinggi Top Indonesia dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi tahun 2023.

Khusus program kerjasama yang disepakati ULM dan Sekolah Indonesia Davao (SID), Filipina telah berlangsung sejak 2018 dengan total 22 mahasiswa sampai sekarang.

Selain pemberian beasiswa kuliah untuk lulusan Sekolah Indonesia Davao, ULM juga mengadakan Program Student Teachers yaitu mahasiswa ULM praktik mengajar di sekolah binaan KJRI Davao City, Filipina itu.

“ULM bangga bisa memberikan pendidikan tinggi bagi anak-anak Davao sehingga mereka menjadi generasi bermutu di negeri orang, Diketahui kebanyakan dari anak-anak SID belum menentukan status kewarganegaraan sebelum mereka menginjak usia 18 tahun,” ujar Rektor ULM.

Namun mayoritas dari anak kelahiran yang berdomisili di sekitar General Santos City dan di Pulau Balut maupun Sarangani lebih memilih menjadi WNI lantaran keturunan orang tua dari Indonesia berasal dari Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara,” tutupnya (Liputan 4.Com/ant).

Stik Famika Makassar

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RIDWAN AZIZ
PLT BUPATI LABUHANBATU
Stik Famika Makassar
LAINNYA
x
x