Sempat Di Duga Pungli, Pembelian Bendera Warga Desa Bontosunggu Hasil Swadaya Bersama

Sempat Di Duga Pungli, Pembelian Bendera Warga Desa Bontosunggu Hasil Swadaya Bersama

Liputan4.Com,Jeneponto_ Suasana semarak kemerdekaan Indonesia masih terasa hingga saat ini, melalui mufakat masyarakat pemerintah desa Bontosungguh kecamatan Tamalatea secara swadaya kibarkan bendera masing-masing depan rumah,24/09/22.

Hasil sawadaya pembelian bendera oleh warga desa Bontosungguh ini beberapa waktu lalu sempat tersiar kabar bersumber dari pungutan liar oleh kades saat penerimaan BLT-BBM, namun hal tersebut di bantah oleh H. Kamiluddin selaku kades setempat.


H. Kamil sapaan akrab kades Bontosungguh menjelaskan bahwa jauh sebelumnya inisiatif pembelian bendera telah di rapatkan secara musyawarah bersama para kepala dusun dan telah disetujui masing-masing pihak.

” Kabar pungli itu tidak benar, inisiatif ini lahir dari hasil mufakat bersama para kadus, dan terkait sumbangan pembelian bendera itu bagi warga yang mau saja,”ucapnya.

Salah satu kepala dusun H. Risal membenarkan hal tersebut, ia mengatakan bahwa sekaitan pungli yang dituduhkan ke kadesnya itu tidak benar, H. Risal paparkan bahwa,”  pungli itu apabila tujuannya menguntungkan diri sendiri maupun pihak tertentu, kan ini tujuannya jelas demi perubahan suasana desa di moment kemerdekaan RI,”tegas H. Risal.

Selain H. Risal, salah satu warga juga yang tidak ingin disebut namanya mengatakan apa yang diarahkan oleh kepala desanya itu telah disepakati bersama melalui kepala dusun masing-masing,” Iye pak warga diarahkan beli bendera dan itupun bagi yang mau saja berpartisipasi,” ucap IRT ini.

H. Kamiluddin berpendapat bahwa kabar pungli mungkin dihembuskan pihak lawan politiknya mengingat dirinya salah satu kades yang baru beberapa bulan ini menjabat, ” Entah darimana ini kabar pungli, dari lawan politik mungkin,”tutupnya seraya bercanda.

Diketahui sebelumnya kades Bontosungguh H. Kamiluddin di kabarkan lakukan pungli dengan cara mengarahkan warganya penerima BLT-BBM untuk membeli bendera dengan nominal Rp. 50.000 per KPM.