x

Ustadz H.Maulana : Tauladani Sifat Nabi Muhammad SAW Dalam Peringatan Isra Mi’raj Di SMADA Banjarmasin

waktu baca 2 menit
Jumat, 26 Jan 2024 11:28 0 98 G. IRAWAN

 

BANJARMASIN – LIPUTAN 4.COM. SMA Negeri 2 Banjarmasin memperingati Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1445 H, Jum’at (26/01/24).

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang di gelar di SMA Negeri 2 Banjarmasin dihadiri oleh para Siswa, Orang tua murid, para guru, karyawan dan komite sekolah SMA Negeri 2 Banjarmasin bertempat di halaman sekolah.

Dengan Mengenakan busana muslim, seluruh keluarga besar SMANegeri 2 Banjarmasin memperingati Isra Miraj dengan Menghadirkan penceramah ternama yaitu Ustadz H.Maulana dari Jakarta, tampil dengan gayanya yang khas, menggunakan bahasa yang mudah dicerna oleh para siswa.

Ustadz H.Maulana yang akrab dengan jargonnya “JAMAAH” tersebut menyampaikan bahwa dengan memperingati Isra Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW agar semua bisa mengambil i’tibar dan manfaat buat menjalani kehidupan kedepan dan semoga bisa meneladani segala perbuatan beliau dan juga peran dari kita sebagai orang tua dalam mendidik anak nya,” ucap Ustadz H.Maulana.

“Hanya Rasulullah sebaik-baik panutan, karena beliau adalah manusia terpilih yang diutus untuk menyempurnakan akhlak serta untuk menghadap Allah SWT memerlukan hati yang bersih dan suci karena Allah SWT tidak memandang apupun karena Allah SWT hanya memandang hati hambaNya,” Jelas Ustadz H.Maulana.

Diakhir tausyiahnya, Ustadz H.Maulana berpesan jadilah remaja yang berakhlak seperti Rasulullah karena dengan akhlak yang baik akan mendatangkan berkah berkehidupan.

Kepala SMA Negeri 2 Banjarmasin, H.Mukeniansyah.SPd.M.I.Kom, dalam pelaksanaan bahwa Kegiatan Isra Mi’raj ini merupakan kegiatan rutin tahunan dari sekolah kami,” Ucap H.Mukeniansyah.

Terlepas dari hal itu, karena kegiatan ini merupakan agenda rutin yang menjadi program sekolah yang harus dilaksanakan sesuai visi dan misi sekolah,” tambahnya.

Selain hal itu, kegiatan tersebut juga bertujuan menyemarakan syiar Islam dan meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelasnya.

“Kegiatan ini juga bagian dari sebuah sarana untuk mengembangkan pendidikan karakter dan menumbuhkan budi pekerti peserta didik,” pungkasnya (IWAN L4/Bidi).

Google News

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x