Tudang Sipulung Kecamatan Wotu, Ini Harapan Petani

Luwu Timur –Pemerintah Kecamatan Wotu melaksanakan Tudang Sipulung, di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Wotu, Kamis, (1/12/2022).

Dalam Kegiatan Tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang diwakili oleh Kepala Bidang, Camat Wotu yang diwakili Sekcam Wotu, Dinas Pengairan Irigasi, Kepala Desa dan semua Pengurus Kelompok Tani Se-Kecamatan Wotu.


Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan Kabupaten Luwu Timur nomor 520/4043/ Distan tentang pelaksanaan kegiatan tudang sipulung Tingkat Kecamatan MT. Oktober – Maret 2022 – 2023, dalam mendukung produksi padi.

Sekretaris Camat Wotu Safruddin Mustafa s,hut, yang mewakili camat wotu dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan agenda tahunan, dan sebagai ajang siraturahmi, penting dalam informasi penanaman bagi petani.

“Kami sampaikan permohonan maaf dari pak camat karna tidak dapat hadir dalam kegiatan ini, terkendala adanya kegiatan lain, Kegiatan Tudang sipulung ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, selain itu juga merupakan ajang siraturahmi antara pemerintah dan petani, semga kegiatan ini bisa memberi manfaat”, ungkap Sekcam

Safrudin menyampaikan permasalahan yang di temukan di lapangan, yang dialami petani seperti permasalahan pupuk, kendala air, dan masalah Bibit dan lainnya.

KULIAH GRATIS BEASISWA

“Petani ketika mau menanan pupuk yang terlambat datang, seharusnya tersedia pada saat waktu pemupukan namun ini belum ada, bagaimana dinas terkait dan perusahan pupuk bisa menangani terkait pupuk supaya tepat di suplai, berikutnya masalah bibit agar bisa diberikan bibit yang bagus, sehingga umur padi seragam, dan berikutnya masalah air, namun sekarang alhamdulilah kita di luwu timur khususnya di wotu masalah air sudah bagus, kami harapkan kegiatan tudang sipulung ini bisa memberikan solusi bagi petani”, lanjutnya

Dalam kegiatan Tersebut Asep Ruhli Selaku pengurus kelompok tani menyampaikan hambatan petani selama ini permasalahan pupuk.

“Tentu petani berharap agar pupuk lancar, karna hal tersebut sangat menunjang keberhasilan petani untuk meningkatkan penghasilan, untuk harga gabah saat ini patut kita sukuri karna tembus RP. 5000 per kilogramnya”, ujar asep

Selain itu, mewakili seluruh petani di semua desa di kecamatan wotu, Asep berharap agar pemerintah kabupaten luwu timur melalui dinas pertanian memberikan Alsintan pertanian berupa jonder untuk peningkatan hasil produksi.

“Karna kurangnya Alsinta pertanian salah satu penyebab kurang maksimal dalam percepatan penggarapan lahan, kami harap pemerintah berikan bantuan jonder kepada para petani supaya meringankan petani dalam mengolah lahannya”, pungkas Asep