x

Pelatihan Preceptorship Bagi Pembimbing Klinik Jurusan Keperawatan Stik Famika Makassar

waktu baca 4 menit
Sabtu, 10 Feb 2024 15:24 1 391 Redaksi

Makassar, Liputan4.com – Keperawatan merupakan bidang keilmuan yang kompleks merujuk kepada integrasi antara teori dan praktik. Dalam implementasinya, pembelajaran praktik ini akan sangat membutuhkan lahan klinik, yaitu rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya untuk memberikan gambaran kondisi yang sesungguhnya bagi mahasiswa keperawatan. Pembelajaran klinik keperawatan yang baik akan menjamin terjadinya perubahan sikap dan keterampilan profesional yang baik pada mahasiswa melalui tahapan-tahapan dalam proses pembelajaran klinik yang dapat diukur dan terarah dalam mencapai kompetensinya. Keberadaan instruktur/pembimbing klinik yang baik, rumah sakit pendidikan yang memadai, dan perawat rumah sakit yang mengembangkan budaya komunitas professional keperawatan akan menjadi fasilitas utama dalam penyelenggaraan pembelajaran klinik. Beberapa cara diketahui dapat digunakan oleh pemegang kepentingan terkait dalam mewujudkan pembelajaran klinik yang ideal, seperti mentoring, fasilitasi, preseptorsip, dan teman sebaya.

Di antara keempat metode tersebut, preseptorsip dianggap ideal untuk membantu peserta didik di lahan klink. Dalam mewujudkan pembelajaran klinik yang ideal menggunakan metode preseptorsip, diperlukan adanya perawat klinik yang berperan sebagai preseptor.

Kemampuan klinis merupakan satu dari banyak komponen penting yang mempengarui kualitas lulusan. Filosofi pelayanan Keperawatan serta model praktik Ners yang mengoptimalkan, memberikan pelayanan kepada pasien dan keluarga yang individualis, menjadi konsep yang harus dipahami oleh setiap pembimbing mahasiswa untuk mewujudkan lingkungan praktik yang ideal untuk membentuk calon Ners. Suatu model pendekatan dalam pembelajaran klinik yang tepat untuk hal tersebut menggunakan model preceptorship dan mentorship.

Merujuk pada hal tersebut, Program Studi Ilmu Keperawatan (S1) dan Pendidikan Profesi Ners STIK Famika Makassar menggelar Pelatihan Preceptor Mentor bagi dosen dan pembimbing klinik. Tujuan dilaksanakannya pelatihan yakni untuk memberikan pemahaman kepada peserta bahwa pembelajaran klinik adalah bagian penting pada pendidikan profesi, preceptorship dan mentorship merupakan suatu pendekatan model pembelajaran klinik yang efektif.

Pelatihan dilaksanakan secara offline selama 2 hari, yaitu tanggal 09-10 Februari 2024. Di Auditorium Hotel Amaris Pettarni Makassar. Adapun peserta yang mengikuti pelatihan ini, berjumlah 27 orang yang terdiri dari 16 orang pembimbing klinik dan 11 orang dosen pembimbing. Peserta pelatihan harus memiliki STR aktif dan sebelumnya belum pernah mengikuti pelatihan yang sama. Bekerjasama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI), menghadirkan fasilitator yang ahli dibidang Ilmu Keperawatan, yakni, Prof. Dr. Ariyanti Saleh, S.Kp., M.Si (Dekan Fakultas Keperawatan UNHAS) dan.Dr. Ns. Rosyidah Arafat, S.Kep., M.Kep., Sp.KMB (Dosen Pasca Fakultas Keperawatan UNHAS dan Kepala Manajemen RS UNHAS)

Adapun peserta yang mengikuti pelatihan ini, berjumlah 22 orang yang terdiri dari 5 orang pembimbing klinik dan 17 orang dosen pembimbing Stik Famika Makassar.

Pelatihan secara resmi dibuka oleh Ketua Stik Famika Makassar, Dr. Yudit Patiku, S.Si.S.Kep., Ns., M.Kes. Dalam sambutannya disampaikan bahwa “Perputaran roda kencang STIK FAMIKA Makassar untuk mewujudkan visi misi yang unggul, handal dan profesional, salah satu pencapaiannya adalah menghasilkan tenaga preceptor. Preceptor berperan besar menghasilkan lulusan Ners STIK Famika Makassar yang siap kerja sebagai salah satu pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 1.” Lebih lanjut disampaikan bahwa tenaga preceptor memiliki peranan penting dalam Pendidikan profesi untuk menghasilkan Ners yang kompeten yang memiliki kemampuan berpikir kritis (critical thinking) serta kompeten dalam pengambilan keputusan klinis (clinical reasoning) sejak menjadi mahasiswa sehingga mampu memenuhi profil lulusan yaitu care provider, communicator, educator dan Health Promoter, Manager dan Leader serta Researcher.

Diawal sesi, peserta diwajibkan untuk mengisi pre-test dan link absensi. Setelah itu, peserta diminta untuk mengisi evaluasi fasilitator setiap kali materi selesai disampaikan, dan diakhir sesi, peserta diminta untuk mengisi post-test.
Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan (S1) dan Pendidikan Profesi Ners, Ns. Ambo Anto. S.Kep., M.M, mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Fani Mitra Karya dan jajaran struktural yang sudah mendukung pelaksanaan kegiatan pelatihan preceptor mentor sehingga dapat terealisasi, dan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta serta panitia yang sudah mensukseskan acara mulai awal sampai dengan akhir semoga pelatihan dapat bermanfaat untuk semua dalam melakukan bimbingan kepada mahasiswa di lahan praktik sehingga dapat menghasilkan lulusan yang kompeten menjadi perawat yang unggul, handal dan profesional.

Stik Famika Makassar adalah institusi Pendidikan yang konsisten untuk terus menyelenggarakan pelatihan ini dan yakin bahwa peserta pelatihan akan mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat sebagai salah satu bentuk implementasi konsep kampus merdeka dengan tujuan proses pembelajaran yang lebih berkualitas. Dengan preseptor dan mentor yang handal maka proses pengenalan dunia kerja akan menjadi lebih mudah serta proses pembimbingan Mahasiswa di Lahan Praktik akan semakin optimal di era society 5.0. Hal ini akan berbanding lurus dengan peningkatan kompetensi lulusan menjadi perawat yang unggul, handal dan profesional serta kompeten di dunia usaha maupun dunia industry.

Google News

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Nawir
    3 minggu yg lalu

    Mantap stik famika semoga selalu dpat mengembangkan SDM dan menuju pendidikan yg hamdal dan profesional

    Balas
LAINNYA
x
x