Mendongkrak UMKM Melalui Potensi Desa, KKN Posko 03 STKIP Gelar Pelatihan Pembuatan Rengginang Koin

Mendongkrak Umkm Melalui Potensi Desa, Kkn Posko 03 Stkip Gelar Pelatihan Pembuatan Rengginang Koin

Liputan4.com, Sumenep – Memberdayakan potensi yang ada, Kelompok KKN Posko 03 Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Sumenep menggelar pelatihan pembuatan rengginang untuk mendongkrak UMKM pasca dilanda pandemi.

Pada pelaksanaan kegiatan tersebut Kelompok KKN Posko 03 STKIP PGRI Sumenep bekerjasama dengan Pemerintah Desa Bringin Kecamatan Dasuk. Hal itu menjadi kebanggaan bagi masyarakat setempat, dapat memperoleh ilmu dan bahkan hasil dari pelatihan tersebut bisa diaplikasikan untuk menjadikan usaha rumahan.


“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar. Antusias warga sangat patut di apresiasi. Dalam program tersebut mahasiswa KKN bekerjasama dengan perangkat desa untuk mensosialisasikan program tersebut.

Pelatihan tersebut dimaksudkan untuk mengangkat potensi desa sehingga dapat mendongkrak UMKM di desa Bringin,” kata Fawas Irfani selaku Ketua Kelompok KKN Posko 03 STKIP PGRI Sumenep, Jumat (5/8/2022).

Pihaknya mengatakan, proses dan pengemasan di buat berbeda sehingga menjadi ciri khas dari Desa Bringin sendiri. Rengginang koin yang bentuknya dibuat lebih kecil menyerupai koin dan dengan rasa khas Bringin yang berbeda pula.

“Mahasiswa KKN berharap program ini dapat dijadikan berkelanjutan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, mengingat minimnya wirausaha yang membangun kualitas dibidang ekonomi karena kebanyakan warga di desa Bringin hanya menjadi Ibu Rumah Tangga,” jelasnya.

Hal ini tentu dapat dijadikan pekerjaan sampingan karena dapat diproses dirumah dengan mudah. Sehingga terobosan baru yang berupa Rengginang Koin Khas Bringin, Kecamatan Dasuk menjadi satu-satunya produk yang dapat diunggulkan, dengan strategi pemasasran melalui dua jalur, yaitu jalur online dan jalur ofline.

“KKN bukan ajang mencari pencitraan dimuka masyarakat, akan tetapi harus bisa membantu desa untuk lebih maju dan berkembang sesuai potensi yang ada,” ujarnya.

Kepala Desa Bringin, Sumiati, S.Sos menyampaikan berbagai kegiatan berkenaan dengan desa yang dilakukan oleh KKN tetap didukung. Pihaknya berharap program tersebut berkelanjutan hingga masyarakat memiliki usaha sendiri dan bisa mendukung perkembangan desa.

“Saya banyak berterimakasih kepada KKN STKIP PGRI Sumenep yang telah memberikan ilmu melalui pelatihan kepada masyarakat agar bisa mendukung UMKM di Desa Bringin,” ujarnya.

Pihaknya menuturkan, Desa Bringin dengan penduduk 3000 lebih tentu bisa membantu desa lebih maju. Salah satunya meningkatkan UMKM Desa Bringin. Masyarakat yang sudah mengikuti kegiatan KKN bisa mengaplikasikan dirumahnya.

“Desa Bringin banyak potensi yang harus dikelolah dan pelajari. Dengan adanya adek-adek KKN semoga ada ilmu dan konsep yang bisa ditularkan kepada kami,” tuturnya.

Print Friendly, Pdf & Email