Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Janses Sìmbolon Soroti Banjir di Medan Utara

×

Janses Sìmbolon Soroti Banjir di Medan Utara

Sebarkan artikel ini

Medan, Liputan4.com – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Hanura, Janses Simbolon SE, menyoroti banjir yang kembali melanda wilayah Medan Utara akibat curah hujan ekstrem yang mengguyur Kota Medan dalam beberapa hari terakhir.

Menurut Janses, banjir yang terjadi di kawasan Medan Labuhan, Marelan dan Belawan bukan hal baru. Kondisi serupa juga terjadi pada tahun lalu, di mana masyarakat merasakan dampak langsung dari tingginya intensitas hujan.

“Kalau kita lihat curah hujan yang sangat tinggi dalam rentang waktu ini, kita sangat prihatin melihat cuaca yang ekstrem. Seperti tahun lalu kita juga bersama masyarakat merasakan efeknya,” ujar Janses, Kamis (10/9/2026).

Janses menegaskan persoalan banjir di Medan Utara memerlukan penanganan serius dari Pemko Medan, artinya, parit-parit harus dinormalisasi dan banyak juga drainase yang memang harus dibenahi, sehingga bisa mempercepat debit air mengalir ke hilir.

Janses menilai pimpinan harus bijak dan mendorong OPD teknis untuk bekerja maksimal. Ia menilai kinerja Kepala Dinas SDABMBK perlu menjadi perhatian serius.

Selain infrastruktur drainase, Janses juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dalam evakuasi warga di daerah rawan banjir. Ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan untuk bereaksi cepat dan memaksimalkan program yang ada, mengingat lambannya evakuasi pada kejadian sebelumnya sempat menjadi sorotan masyarakat.

Ia juga mendorong kolaborasi antara BPBD dengan Basarnas dan seluruh elemen Pemko Medan agar penanganan banjir lebih terintegrasi.

Terkait dampak kesehatan, Janses berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga kesehatan di tengah cuaca buruk yang masih berpotensi terjadi.

“Harapan kita kepada Dinas Kesehatan agar lebih aktif lagi berkoordinasi terhadap Puskesmas-Puskesmas yang ada, sehingga Puskesmas tersebut bisa menjadi tempat pelayanan publik bagi masyarakat nantinya kalaupun terjadi banjir. Tinggal bagaimana peran Dinas Kesehatan itu berkoordinasi,” tutupnya. (Chan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *