x

Inilah Ade Kadarisman Calon DPD RI Nomor Urut Satu Dapil Jawa Barat

waktu baca 2 menit
Minggu, 11 Feb 2024 03:03 0 351 KUSWANDI

LIPUTAN4.COM, BANDUNG – Pemilihan umum 14 februari 2024 hanya tinggal menghitung hari, semua calon gencar melakukan sosialisasi untuk menjaring suara masyarakat.

Seperti sudah diketahui umum, perhelatan Pemilu adalah untuk memilih para wakil rakyat yang akan duduk di DPRD kabupaten, provinsi, pusat, dan juga DPD RI serta presiden.

Dari puluhan calon DPD RI untuk daerah pemilihan ( Dapil ) Provinsi Jawa Barat, salah satunya adalah Ade Kadarisman, nomor urut satu (1 ).

Pria kelahiran Kabupaten Kuningan Jawa barat ini, merupakan pemerhati komunikasi dan SDG.

Aa Ade ( sapaan akrab H. Ade Kadarisman) bertempat tinggal di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung, yang berkarir dan mendedikasikan ilmunya di Unpad Bandung.

Tentunya calon DPD RI selain wajib dikenal secara baik oleh masyarakat, juga harus benar-benar mengenal daerah dan mengetahui dengan persis segala permasalahan yang ada dalam kehidupan di masyarakat.

Karena selama ini, DPD RI sebagai lembaga perwakilan masih belum terlihat maksimal peran dan tugasnya dalam memperjuangkan aspirasi di daerah.

Seperti yang diungkapkan salah seorang warga masyarakat Kecamatan Cicalengka, pada awak media liputan4.com, Sabtu (10/02/2024).

” Saat ini, kami masyarakat banyak yang tidak tahu apalagi mengenal calon DPD RI. Karena yang sering kampanye menjumpai warga, adalah para calon anggota legislatif, sedangkan dari calon DPD RI tidak pernah ada, ” ucap AK (45).

Seharusnya, kata AK, calon anggota DPD RI juga harus dikenal baik oleh masyarakat. Bagaimana kami akan memilihnya, kenal pun tidak.

Selain itu juga, calon DPD RI itu harus mengenal daerah pemilihannya dengan baik, sehingga mengetahui persis akar permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Hal senada diungkapkan seorang tokoh masyarakat, yang menaruh harapan besar terhadap keberadaan anggota DPD RI, untuk dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat.

” Peran dan fungsi DPD RI saat ini belum maksimal, sehingga belum bisa menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat, ” kata IMW ( 58) seorang tokoh masyarakat di wilayah Bandung bagian timur.

Beliau mengharapkan DPD RI bisa menjadi jembatan antara kepentingan masyarakat di daerah dengan pemerintah pusat, sehingga aspirasi masyarakat daerah dapat tersalurkan.

” Sekali kali turun langsung ke desa, untuk menampung akar permasalahan dimasyarakat. Karena selama ini, kami nyaris tidak pernah mendengar ada anggota DPD RI mengunjungi desa di wilayah bandung bagian timur ini, ” tegasnya.

Harapannya, Aa Ade yang sarat pengalaman dan pendidikan, akan mampu mengaplikasikan ilmu serta kemampuannya untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi kinerja DPD selama ini. ( Akuy )

 

Google News

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x