Dugaan Adanya Server Judi Online di Hotel Grand View 99 Batam Kian Menguat, Ini Kata Pekerjanya

Dugaan Adanya Server Judi Online Di Hotel Grand View 99 Batam Kian Menguat, Ini Kata Pekerjanya
Hotel Grand View 99 yang diduga kuat menjadi tempat server judi online. (Foto: LIPUTAN4.COM)

BATAM – Dugaan adanya server judi online di Hotel Grand View 99 yang beralamat di Komplek Gading Mas, Sei Panas, Kota Batam, Kepulauan Riau semakin menguat.

Salah seorang wanita yang mengaku bekerja di Hotel Grand View 99 mengatakan, bahwa pekerja server atau situs judi online di Hotel Grand View 99 mempunyai kemampuan IT di atas rata-rata.


“Yang kerja di sana jago-jago IT semua,” kata wanita yang mengaku admin itu, saat memulai perbincangan, tanpa mengetahui lawan bicaranya seorang wartawan.

Ia juga mengatakan, akses untuk masuk ke hotel dijaga ekstra ketat. “Tidak sembarangan orang bisa masuk,” katanya, baru-baru ini.

“Dibatasin semua, kami saja kalau banyak tanya dimarahi. Urus saja kerjaan mu,” kata dia menirukan ucapan atasannya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan, bahwa server atau situs judi online dapat diakses selama 24 jam. “Buka (server/situs) 24 jam. Kalau ganti shift-nya jam 8 atau 9 malam,” beber wanita keturunan ini.

Lebih jauh dijelaskannya, bahwa pekerja yang direkrut untuk judi online tersebut berasal dari luar Batam.

Disinggung soal gaji, wanita muda ini menjawab bahwa gaji yang diterima tergantung promosi yang dilakukan setiap pekerja dan seberapa banyak mendapatkan pemain.

“Kalau gaji tergantung promosi siapa yang lebih menarik,” kata dia yang enggan menyebut angka pastinya.

Terkait keamanan dan kenyamanan tempatnya bekerja, ia mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada pemeriksaan dari pihak terkait.

“Kalau dibilang aman, gak juga sih, kan masih ilegal,” katanya sambil tersenyum.

Pantauan wartawan LIPUTAN4.COM di Hotel Grand View 99 pada Minggu (31/7/2022), terlihat sejumlah pria bertato, berperawakan sangar dan berbadan tegap memantau setiap orang yang mendekati lokasi tersebut.

Atas informasi yang diterima dari pekerja tersebut, awak media mencoba melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman, pada Minggu (31/7/22). Namun hingga berita ini ditulis, belum memberikan jawaban. (yen)

Print Friendly, Pdf & Email