x

Warga Cicalengka Keluhkan Harga Beras Meroket Jelang Pemilu

waktu baca 2 menit
Sabtu, 10 Feb 2024 18:54 0 618 KUSWANDI

LIPUTAN4.COM, BANDUNG – Menjelang Pemilu 2024, harga beras mengalami kenaikan yang sangat tinggi, hal ini dikeluhkan masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga di wilayah Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Harga beras saat ini di tingkat pengecer dan warung-warung sudah mencapai angka Rp. 17 ribu per kilogramnya.

Kondisi ini tentu saja sangat menyulitkan dan beban bagi masyarakat, kenaikan harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi semakin menambah beban ekonomi yang semakin berat bagi warga masyarakat.

Salah seorang ibu-ibu warga sebuah komplek perumahan di Desa Panenjoan, SH (40), mengatakan harga beras hari ke hari terus mengalami kenaikan.

” Baru dua hari kemarin saya beli beras 15 ribu perkilogram, hari ini sudah naik lagi menjadi 17 ribu perkilogramnya, ” ucapnya pada awak media liputan4.com, pada Sabtu (10/02/2024).

Selain itu, tidak hanya terus naik harganya tetapi stok berasnya yang ada di tingkat pengecer semakin sulit didapat.

Hal yang sama disampaikan seorang ibu warga Desa Cikuya. ” Betul kang, sekarang ini beras mahal sekali, padahal sekarang teh nyari duit susah pisan, ” kata warga kepada awak media liputan4.com.

Beras itu kan kebutuhan utama, harus ada setiap saat, tetapi harganya sekarang ini sangat mahal, ” keluh warga yang lainnya.

Warga menginginkan pemerintah secepatnya bisa mengendalikan harga pangan, terutama beras.

” Saya berharap Pemerintah secepatnya bisa menurunkan lagi harga beras di pasaran, sehingga harganya terjangkau oleh kami, ” pinta warga penuh harap.

Jangan hanya fokus konsentrasi ngurusin politik saja, tetapi kebutuhan pokok masyarakat lupa di urusin. Kami masyarakat kecil dengan penghasilan pas-pasan, sangat terbebani dengan harga bahan pokok terutama beras yang sangat mahal, ” pungkasnya. ( Akuy)

 

Google News

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x