x
IPemda-Pulau-Taliabu-Idul-Adha-2024

Seorang Pria Paruh Baya Meninggal Dunia Pada Saat Membeli Bensin Eceran

waktu baca 2 menit
Kamis, 14 Mar 2024 16:45 0 124 ASEP DILI

Liputan4.com | Kab.Bandung – Pada hari Kamis tanggal 14 Maret 2024, sekitar jam 10.00 wib, bertempat di Kp.Pongporang RT.01 RW.06 Desa Bojong kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, telah telah terjadi meninggal dunia secara tiba-tiba seorang laki-laki paruh baya pada saat sedang membeli bensin, dengan identitas korban Nama Maman umur 57 tahun,alamat Kp.Bojong Kaliki RT.02 RW.15 Desa Bojong Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, pekerjaan wiraswasta.

Menurut saksi Koko penjual Bensin eceran menerangkan bahwa sekitar jam 10.00 wib korban membeli bensin eceran, kemudian korban tidak lama kemudian secara tiba-tiba langsung tergeletak jatuh, terangnya.

“Melihat kejadian tersebut saya memanggil warga sekitar untuk memindahkan korban ke tempat yang teduh, kemudian saya memanggil tokoh agama yaitu ustad Mamat untuk memastikan masih hidup atau sudah meninggal,” kata Koko.

“Kemudian ustad Mamat memeriksa korban dan korban sudah tidak bernafas, kemudian saya mencoba menghubungi kerabat atau saudara korban,” Ucapnya.

Ket : Kapolsek Majalaya Kompol Aep Suhendi bersama Anggota dan warga Evakuasi korban meninggal

Kapolsek Majalaya Kompol Aep Suhendi saat di konfirmasi Liputan4.com com dilokasi kejadian mengatakan pihak nya mendapat laporan dari warga, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

” Saya didampingi Panit Reskrim Iptu Ageung Suhara, Kanit Provost Aiptu Jajang Suherman bersama gabungan piket Polsek sekitar jam 11.00 wib langsung mendatangi Tempat kejadian perkara (TKP),”jelas Kompol Aep Suhendi Kapolsek Majalaya, pada kamis 15/3/2024.

” Kami pihak Polsek Majalaya mengambil langkah-langkah sebagai berikut mendatangi TKP, Melakukan pemasangan Police Line, memeriksa korban, mengumpulkan keterangan dari saksi- saksi, dan menghubungi keluarga korban,”ucapnya

Kapolsek juga menambahkan pihak keluarga korban keberatan korban di bawa ke RSUD, karena penjelasan dari pihak keluarga korban bahwa korban mempunyai riwayat penyakit asam lambung, darah tinggi dan sakit kepala migren.

kemudian keluarga korban menerima bahwa meninggal nya korban adalah takdir, pihak keluarga membuat surat pernyataan penolakan korban dilakukan Autopsi dengan di saksikan pengurus RW setempat.

Dengan adanya kejadian tersebut diatas, pihak kepolisian sektor Majalaya melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah terjadinya hal hal yang tidak diinginkan.***(Asdil)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Forum-Koordinasi-Pulau-Taliabu-Idul-Adha-2024
TP-PKK-Pulau-Taliabu-Idul-Adha-2024
Diskominfo-Pulau-Taliabu-Idul-Adha-2024
Idul Adha BPKAD 2024
Pencegahan Stunting
ROKOK ILEGAL
AKU PACAK
Stik Famika Makassar
LAINNYA
x
x