PPDB KOTA MEDAN 2022

SD Inpres PIR – IV Lakukan Ujian Nasional Secara Online Karena Sekolah Penggerak

Sd Inpres Pir – Iv Lakukan Ujian Nasional Secara Online Karena Sekolah Penggerak

Keerom Liputan4.com – Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Pir IV, Maruf mengatakan, SD N Inpres Pir 4 adalah salah satu sekolah yang terpilih sebagai sekolah penggerak yang pembinaanya langsung dari Kementrian Pendidikan Riset dan Tekonologi dan di dampingi langsung oleh Pengawas dan Kepala Bidang.

Di Dsitrik Mannem ada 3 Sekolah SDN InpresPir IV Kampung Wonorejo, SD YPPK Wembi, serta SMP Negeri 5 Arso sistem ujian pada sekolah sekolah ini adalah ujian online, sekolah harus berpusat kepada teknologi, dengan demikian di Kabupaten Keerom ini sekolah dasar yang melakukan ujian online ini hanya SD N Inpres Pir IV dan SD YPPK Wembi.


Demikian Kepala Sekolah SDN Inpres Pir Vi Distrik Mannem, Maaruf, S,Pd di sela sela acara perpisahan siswa/i Kelas VI SD N Inpres Pir – IV (Rabu, 8/6/2022).

Kata Maaruf, Mengapa hari ini kita belum bisa umumkan siapa yang lulus terhadap siswa yang telah melakukan ujian nasional ini, karena kita ujian secara online sehingga keputusan ini ada pada pusat siapa yang lulus dan siapa yang tidak.

Walaupun demikian, kami optimis bahwa siswa/i SD N Inpres Pir IV yang telah melakukan ujian dapat lulus semuanya. Karena sebagai Guru program penggerak, kami  kami juga telah menciptakan proses belajar mengajar yang berpusat pada murid,” ujar Maaruf.

Menurutnya, Guru Penggerak harus lulus seleksi dan mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak. Program ini akan menciptakan guru penggerak yang dapat, mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi, berbagi dan kolaborasi secara mandiri, Memiliki kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik serta Merencanakan, menjalankan, merefleksikan dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada murid dengan melibatkan orang tua murid.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas P dan K Kabupaten Keerom, Yosias Demetow dalam sambutannya mewakili Kepada Dinas, mengatakan Guru penggerak mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah.

Kata yosias Demetouw, program ini ditetapkan di 110 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, diantaranya terdapat 3 kabupaten/kota di Papua, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kabupaten Supiori.  pihaknya mengapresiasi Kemdikbud atas terobosan sekolah penggerak ini, karena  permasalahan umum di sektor pendidikan, salah satu di antaranya terkait mutu pendidikan.

Tugas utama sekolah penggerak di antaranya, pendampingan sekolah, melakukan penguatan sumber daya manusia yakni guru di sekolah “Selain itu juga melakukan pembelajaran secara holistik, melakukan perencanaan berbasis data serta digitalisasi sekolah yang memang gencar dilakukan saat ini, ” jelas Yosias Demetouw.

Menurutnya, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom dan Supiori yang ditetapkan sebagai sekolah penggerak  karena mencerminkan daerah yang memiliki akses cukup baik. Program ini ditetapkan di 110 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk tiga kabupatene di Propinsi Papua.

“Sekolah Penggerak ini mulai berjalan 2021 di mana tujuannya dalam rangka mendorong kepala sekolah atau kepemimpinan sekolah lebih baik lagi, sehingga mampu menciptakan siswa didik yang dapat bersaing dengan daerah lain dipropinsi Papua maupun di Indonesia.

Sekedar diketahui, tahun pelajaran 2021-2022 SDN Inpres Pir – IV meluluskan 27 siswa, acara yang di barengi lagu lagu daerah se nusantara ini di hadiri Kepala Distrik Mannem, Danyon 711/Rks, Kepala Bidang Dikdas, beberapa Kepala Sekolah SD se Distrik Mannem, Kepala SMP N 5 Arso, Orang tua murid serta tamu undangan lainnya.

Print Friendly, Pdf & Email