x

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Harus Mendukung Program UMKM

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Apr 2023 22:44 0 416 IKHWALSYAH

Labuhanbatu_Liputan 4- Terkait adanya dugaan pungutan liar (Pungli) lapak di Pasar Glugur Rantauprapat terhadap YB Pedagang Kaki Lima (PKL) sebesar Rp 300 ribu per bulan, dinilai sangat jauh dari program pemerintah dalam meningkatkan kesejahtraan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Pasalnya, Pemerintah Labuhanbatu yang seharusnya memberikan dukungan dan bantuan kepada pedagang kecil berbanding terbalik dengan kondisi yang ada di pasar Gelugur Rantauprapat.

Padahal, Pemerintah Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Erik Adtrada Ritonga berkomitmen memajukan UMKM yang ada di daerah salah satunya, dengan berkaloborasi untuk meningkatkan daya saing.

Hal tersebut dikatakan salah seorang pedagang sayur Br Arwan kepada wartawan, Kamis (20/4/2023) siang di Rantau prapat, Kabupaten Labuhanbatu.

Atas hal ini, dirinya meminta Bupati Labuhanbatu Dr H Erik Atrada Ritonga untuk dapat mengambil langkah tegas memberantas segala bentuk pelanggaran yang terjadi di pasar Gelugur Rantau Prapat.

“Kami meminta Bupati Labuhanbatu H Erik Adtrada Ritonga turun ke pasar Gelugur Rantau Prapat untuk melihat langsung kondisi pasar Gelugur yang semrawut ” Imbuhnya

Selain itu, kata Br Arwan, Bupati Labuhanbatu diminta menindak tegas oknum-oknum Dinas Perdagangan dan Perindustrian Labuhanbatu, jika terbukti bermain dibalik adanya dugaan pungli lapak pedagang kaki lima di pasar Gelugur tersebut.

“Saya pernah mencoba untuk berjualan dengan membuka lapak di kawasan Pasar Gelugur Rantau Prapat. Namun saya dimintai sewa perbulan nya sebesar Rp 500 ribu oleh oknum,” ungkapnya.

Saat dimintai sewa lapak di pinggiran kawasan pasar Gelugur tersebut, saya tidak membayarnya, dan akhirnya mengurungkan niat berjualan disana.

“Saya bilang, lokasi lapak ini kan milik Pemerintah, kenapa di harus di sewakan karena bukan kios ataupun meja beton seperti yang ada di dalam pasar. Oknum tadi mengatakan lokasi ini semua sudah kami bayar dan kami punya setoran juga ke Disperindag Labuhanbatu,” papar Br Arwan menirukan perkataan oknum tersebut.

Terpisah, Kabid Pengawasan Disperindag Labuhanbatu M Sitompul terkait hal ini belum berhasil dikonfirmasi. Dicoba berulang kali dihubungi ke nomor ponselnya namun hingga berita ini dikirim belum menjawab (b.s)

Ket.Poto Pasar Gelugur

Stik Famika Makassar

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RIDWAN AZIZ
PLT BUPATI LABUHANBATU
Stik Famika Makassar
LAINNYA
x
x